BANGGAI, DAILYKOTA – Pemerintah Provinsi telah meresmikan di Desa Masungkang, Kecamatan Batui Selatan, Kabupaten Banggai. ini diprioritaskan untuk meningkatkan Akses , khususnya bagi anak-anak di wilayah tersebut, yang sering menghadapi kesulitan untuk mencapai sekolah.

, , menyampaikan hal tersebut saat peresmian pada 30/09/2026. Menurutnya, pembangunan infrastruktur dasar seperti jembatan ini harus memberikan dampak langsung pada kebutuhan fundamental masyarakat, terutama dalam memastikan kelancaran Akses Pendidikan.

Anwar menekankan bahwa tidak ada kendala geografis yang boleh menghalangi anak-anak untuk mendapatkan pendidikan. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen untuk memastikan Akses Pendidikan tetap terbuka, bahkan di tengah keterbatasan infrastruktur.

“Kalau anak sekolah terganggu, apapun akan saya lakukan. Karena bagi saya, untuk mengubah masyarakat Sulawesi Tengah, kuncinya cuma satu: sekolah,” kata Anwar Hafid.

Pembangunan Jembatan Berani ini memakan waktu sekitar 10 bulan dengan bantuan dari Tim Vertical Rescue Indonesia. Jembatan yang masih bersifat darurat ini menjadi solusi sementara bagi warga, terutama anak sekolah, yang sebelumnya kesulitan menyeberangi sungai.

Anwar menambahkan bahwa pemerintah akan segera memperkuat dan memperlebar jembatan tersebut. Tujuannya agar lebih aman bagi masyarakat, termasuk pengendara roda dua, sembari menunggu pembangunan jembatan permanen. Ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk terus meningkatkan Akses Pendidikan dan fasilitas umum.

“Ini akan kita tambah supaya lebih besar dan lebih kuat, sehingga bisa bertahan lebih lama sampai nanti ada jembatan yang permanen,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Anwar Hafid juga mengingatkan tentang pentingnya pendidikan sebagai kunci untuk memperluas peluang hidup. Ia mencontohkan keluarganya sendiri yang, meski memiliki keterbatasan , selalu memprioritaskan pendidikan anak-anak mereka. Komitmen terhadap Akses Pendidikan ini tercermin dalam Cerdas.

Anwar meminta masyarakat untuk memberikan informasi tentang anak-anak Sulawesi Tengah yang sedang menempuh pendidikan tinggi di luar daerah. Data ini penting agar mereka bisa mendapatkan manfaat dari , yang bertujuan untuk mendukung Akses Pendidikan.

“Kalau ada anak-anak yang kuliah di mana saja, di Jawa, Bali, atau di tempat lain, tolong sampaikan kepada kami. Kita data agar bisa mendapatkan Berani Cerdas,” katanya.

Setelah peresmian, Gubernur berinteraksi langsung dengan warga untuk mendengarkan aspirasi mereka terkait pembangunan dan pelayanan pemerintah. Acara ini juga dilengkapi dengan penyerahan paket sembako kepada masyarakat Desa Masungkang sebagai bentuk kepedulian.