JAKARTA, DAILYKOTA – Meta Platforms Inc., induk dari Facebook, baru saja meluncurkan fitur Facebook Verified (centang hitam/putih gratis) pada 24 Juli 2026 yang akan digulirkan bertahap mulai 27 Juli 2026. Fitur ini hadir untuk membedakan akun manusia asli dari bot atau kecerdasan buatan, sekaligus memperjelas perbedaan Facebook Verified dan Meta Verified yang sudah lebih dulu tersedia sejak 2023 dengan sistem berbayar. Peluncuran global ini, termasuk di Indonesia, bertujuan untuk meningkatkan otentikasi akun pengguna di platform Meta.
Facebook Verified menawarkan lencana centang hitam atau putih secara gratis dan akan muncul di profil pengguna, Marketplace, Dating, Groups, serta segera di Feed. Untuk mendapatkan lencana ini, pengguna wajib berusia minimal 18 tahun, memiliki rekam jejak yang baik, dan tidak melanggar Standar Komunitas. Proses verifikasi untuk mendapatkan Facebook Verified dilakukan melalui rekaman video selfie yang akan dicocokkan dengan foto profil pengguna.
Berbeda halnya dengan Meta Verified, layanan ini dikenakan biaya langganan bulanan sebesar Rp100.000 hingga Rp150.000 di Indonesia. Pengguna Meta Verified akan mendapatkan lencana centang biru yang terlihat di profil dan postingan Facebook maupun Instagram. Syaratnya adalah melampirkan dokumen identitas resmi seperti KTP atau paspor, baik untuk akun pribadi maupun bisnis. Perbedaan Facebook Verified dan Meta Verified ini terletak pada manfaat tambahan yang ditawarkan, seperti perlindungan dari akun tiruan, prioritas dukungan pelanggan, dan peningkatan visibilitas konten.
“Facebook Verified merupakan lencana gratis yang bertujuan mengonfirmasi bahwa akun tersebut benar-benar dimiliki oleh orang sungguhan,” kata Meta, melalui Blog Facebook pada Juli 2026.
Peluncuran Facebook Verified merupakan respons strategis dari Meta dalam menghadapi maraknya akun palsu dan konten buatan AI yang beredar di platformnya. Sementara itu, Meta Verified tetap menjadi layanan premium yang memberikan keuntungan eksklusif bagi publik figur, kreator, dan bisnis yang membutuhkan validasi dan perlindungan identitas lebih tinggi. Kedua fitur ini menegaskan upaya Meta untuk menciptakan lingkungan daring yang lebih aman dan terpercaya, meskipun dengan pendekatan yang berbeda dalam hal biaya dan target pengguna.
“Meta Verified memberikan perlindungan ekstra dari akun tiruan dan akses prioritas ke layanan pelanggan,” kata Meta.
Penting untuk diketahui, fitur Facebook Verified belum berlaku untuk Pages dan akun Professional Mode. Lencana centang hitam atau putih pada Facebook Verified tidak serta-merta menjadi jaminan kredibilitas penuh, melainkan hanya tanda bahwa akun tersebut dijalankan oleh manusia. Dengan memahami perbedaan Facebook Verified dan Meta Verified, pengguna dapat memilih layanan yang paling sesuai dengan kebutuhan dan tujuan mereka di ekosistem Meta.