JAKARTA, DAILYKOTA – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menunjukkan komitmennya kepada pemegang saham dengan mengumumkan pembagian dividen tunai tahun buku 2025 dan dividen interim kuartal II tahun buku 2026. Keputusan penting ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang digelar pada 12 Maret 2026 di Jakarta. Total dividen Bank BCA untuk tahun buku 2025 mencapai Rp41,3 triliun, setara dengan 72% dari laba bersih perseroan.
Pembagian dividen final sebesar Rp281 per saham akan dicairkan pada 8 April 2026. Ini merupakan bagian dari total dividen tahun buku 2025 sebesar Rp336 per saham, yang sudah termasuk dividen interim Rp55 per saham yang telah dibayarkan pada Desember 2025. Proses distribusi dividen akan dilakukan melalui Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), memastikan transparansi dan kemudahan bagi para investor.
Selain dividen final, manajemen BBCA juga mengumumkan dividen interim kuartal II tahun buku 2026 sebesar Rp20 per saham, yang akan dibayarkan pada 26 Juni 2026. Pengumuman ini dilakukan pada 5 Juni 2026, dengan tanggal cum date reguler 15 Juni 2026 dan cum date tunai 18 Juni 2026. Kebijakan dividen interim ini menunjukkan konsistensi BBCA dalam mengapresiasi loyalitas pemegang saham.
“Total dividen BBCA untuk tahun buku 2025 mencapai Rp41,3 triliun, setara 72 persen dari laba bersih,” kata Manajemen BBCA dalam keterbukaan informasi.
“Setiap satu saham BBCA akan mendapatkan dividen tunai sebesar Rp281 rupiah,” tambah Yulia Purnama Sari, Kepala Divisi Jasa Kustodian KSEI.
Meskipun harga saham BBCA sempat terkoreksi 27% dari puncaknya dalam 52 minggu terakhir dan ditutup di angka Rp6.500 pada 7 April 2026, saham ini menunjukkan rebound positif ke Rp6.800 pada 8 April 2026. Volatilitas ini tidak mengurangi daya tarik dividen Bank BCA yang konsisten tinggi, menjadikannya salah satu saham blue chip pilihan investor.
Seorang investor ritel yang dikutip Kompas.com turut mengomentari, “Untuk 10 lot atau 1.000 saham, dividen yang diterima mencapai Rp281.000.” Hal ini menunjukkan dampak langsung kebijakan dividen terhadap keuntungan investor.
Konsistensi BBCA dalam membagikan dividen Bank BCA dengan payout ratio tinggi membuktikan fundamental perusahaan yang kuat di tengah kondisi pasar yang dinamis. Prospek ke depan, BBCA berpotensi kembali membagikan dividen interim kedua pada semester II 2026, tergantung pada kinerja laba yang terus bertumbuh.