dailykota.com PALU – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, memanfaatkan momentum Temu Relawan Berani di JCC Palu, Senin, 6 Oktober 2025, untuk memaparkan capaian tujuh bulan pemerintahannya bersama Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido.
Di hadapan ribuan relawan dan tokoh politik pendukung, Anwar menegaskan bahwa semangat perjuangan tidak berhenti setelah kemenangan. Pemerintah, katanya, terus bekerja untuk mewujudkan janji-janji politik yang telah di sampaikan kepada rakyat.
“Perjuangan bersama tidak boleh berhenti. Kami ingin para relawan tetap menjadi pengawal agar pemerintahan ini berjalan sesuai harapan rakyat,” ujarnya.
Anwar mengungkapkan, salah satu capaian besar adalah efisiensi anggaran daerah sebesar Rp350 miliar yang di alihkan untuk program strategis, seperti Berani Cerdas dan Berani Sehat. Program Berani Sehat, yang di luncurkan dua bulan setelah pelantikan, telah menjangkau lebih dari 102 ribu masyarakat Sulteng.
Program ini memungkinkan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan hanya dengan menunjukkan KTP, meskipun BPJS mereka tidak aktif. Melalui sistem SEHATI (Sistem Elektronik Jaminan Kesehatan Terintegrasi), Pemprov Sulteng juga menanggung pembayaran tunggakan BPJS agar akses kesehatan terbuka untuk semua lapisan masyarakat.
“Berani Sehat adalah bukti nyata bahwa pemerintahan ini bekerja untuk rakyat. Tidak boleh ada warga Sulteng yang sakit tapi tak bisa berobat hanya karena tak punya kartu BPJS,” tegas Gubernur.
Selain itu, Anwar menyoroti pelaksanaan Sembilan Program Berani sebagai arah pembangunan daerah, mencakup sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur, energi, kesejahteraan sosial, lingkungan, dan tata kelola pemerintahan bersih.
Dengan semangat efisiensi dan keberpihakan pada rakyat kecil, Gubernur menegaskan bahwa pemerintahan Berani akan terus menghadirkan kebijakan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.