JAKARTA, DAILYKOTA – Industri film religi Indonesia di 2026 mengandalkan aktor muda seperti Ari Irham dan Indah Permatasari untuk menjembatani pesan spiritual dengan generasi milenial dan Gen Z, terbukti lewat kesuksesan film Seni Merayu Tuhan dan Ibadah & Cinta di bioskop.
Strategi ini muncul dari perubahan selera penonton yang lebih tertarik pada konflik personal ketimbang dogma. Ari Irham berperan sebagai Hikmah dalam Seni Merayu Tuhan, sementara Indah Permatasari total menjadi ustazah muda dengan menghafal ayat Al-Qur’an.
“Selama syuting tuh aku riset jadi ustazah muda, dengan banyak bertanya ke sutradara. Aku juga menghafal beberapa ayat suci Al Quran,” kata Indah Permatasari, bintang Ibadah & Cinta.
Riset Lembaga Sensor Film (LSF) menunjukkan film religi dengan aktor muda 35% lebih laris. Achmad Megantara yang berperan sebagai pemuda agnostik mengaku belajar langsung dari teman yang mengalami konflik serupa.
Habib Ja’far, penulis Seni Merayu Tuhan, menegaskan aktor muda dipilih karena kedekatan usia dan kemampuan mengangkat isu relevan. “Ada Ari Irham dan Lutesha yang ketika saya nonton hasil aktingnya, saya sangat terkesan,” ujarnya.