dailykota.com , Anwar Hafid, resmi di sebagai Ketua Umum Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia (), Sabtu, 25 2026. ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran ilmu pemerintahan dalam mendorong reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan di Indonesia.

Dalam pidatonya, menegaskan bahwa kepemimpinannya di MIPI akan di fokuskan pada pengembangan ilmu pemerintahan agar tetap relevan dengan dinamika dan tantangan zaman. Ia menilai, organisasi ini memiliki peran penting dalam melahirkan gagasan strategis yang berdampak langsung pada kinerja birokrasi.

“Pelantikan ini menjadi sinyal untuk bergerak lebih cepat dan bekerja lebih keras dalam melanjutkan cita-cita para pendiri MIPI,” ujarnya.

Mantan Bupati dua periode itu juga menekankan pentingnya prinsip kebenaran dalam setiap kebijakan publik. Menurutnya, pemerintahan tidak cukup hanya di nilai “baik”, tetapi harus benar secara substansi agar menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran dan berpihak pada masyarakat.

Ia optimistis MIPI dapat menjadi motor penggerak dalam pengembangan ilmu pemerintahan sekaligus memperkuat reformasi birokrasi nasional. Melalui kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan pemerintah, MIPI di harapkan mampu menghadirkan solusi konkret bagi berbagai persoalan tata kelola pemerintahan.

Selain itu, Anwar Hafid berkomitmen menjalankan amanah tersebut dengan menjunjung tinggi profesionalitas dan etika birokrasi. Ia menilai, penguatan integritas menjadi kunci utama dalam menciptakan sistem pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel.

Ke depan, arah kepemimpinan MIPI akan menitikberatkan pada sinergi lintas sektor guna membangun sistem pemerintahan yang adaptif, inovatif, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.

Dengan kepemimpinan baru ini, MIPI di harapkan semakin berperan aktif dalam mendorong transformasi birokrasi Indonesia menuju tata kelola pemerintahan yang modern dan berdaya saing.