PALU, DAILYKOTA – Lulusan Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 20 tidak perlu khawatir memikirkan biaya kuliah. menyatakan siap membuka jalan bagi mereka untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik, bahkan hingga ke luar negeri.

Komitmen tersebut disampaikan Anwar saat syukuran peletakan batu pertama pembangunan gedung SR Terintegrasi 20 Tadulako Nambaso, Minggu, 8 November 2026.

Ia menegaskan, pemerintah provinsi akan mengoptimalkan program beasiswa untuk mendukung lulusan Sekolah Rakyat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

“Kalau perlu sampai ke luar negeri, saya biayai. Kita ingin Sulawesi Tengah maju dengan ilmu,” tegas Anwar.

Menurutnya, akses pendidikan tidak boleh berhenti hanya karena keterbatasan ekonomi. Anak-anak dari keluarga kurang mampu harus memiliki kesempatan yang sama untuk menempuh pendidikan tinggi dan meraih profesi yang mereka cita-citakan.

Perhatian khusus juga diberikan kepada siswa yang ingin menjadi dokter. Anwar meminta agar mereka mendapatkan pendampingan dan bimbingan sejak dini untuk mempersiapkan diri menghadapi masuk fakultas kedokteran.

Langkah tersebut berkaitan dengan target pemerintah provinsi mencetak 1.000 dokter setiap tahun guna mendukung pelaksanaan program .

Anwar berharap Sekolah Rakyat tidak hanya menghasilkan lulusan yang mampu melanjutkan pendidikan, tetapi juga melahirkan tenaga profesional yang kelak berkontribusi membangun daerah.

Ia meyakini pendidikan menjadi salah satu kunci utama untuk memutus rantai kemiskinan sekaligus mempersiapkan sumber daya manusia Sulawesi Tengah menghadapi tantangan masa depan.

Karena itu, pembangunan gedung SR Terintegrasi 20 Tadulako Nambaso harus diikuti dengan peningkatan kualitas pendidikan, pembentukan karakter, dan penguatan cita-cita para siswanya.

Melalui dukungan pendidikan dari tingkat sekolah hingga perguruan tinggi, Anwar ingin memastikan keterbatasan ekonomi keluarga tidak lagi membatasi masa depan anak-anak Sulawesi Tengah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri , anggota DPRD Sulawesi Tengah Pakamundi, Plt. Kepala Dinas Sosial Kiki Rezqi Ramdaniasari, serta jajaran perangkat daerah dan mitra terkait.