PALU, DAILYKOTA – Wali Kota Palu H. Hadianto Rasyid menerima kunjungan jajaran Direksi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk guna memperkuat kerja sama Pemerintah Kota Palu dan BTN dalam program literasi keuangan digital pada Jumat, 17/07. Pertemuan strategis ini menjadi momentum penting bagi penguatan ekosistem perbankan di ibu kota Sulawesi Tengah tersebut.
Pertemuan yang berlangsung di Rumah Jabatan Wali Kota Palu tersebut bertujuan memperkenalkan Branch Manager BTN KC Palu yang baru, Herry Gerald Talupun. Selain silaturahmi, kedua pihak membahas sinergi strategis terkait percepatan digitalisasi sistem pembayaran layanan publik di wilayah Kota Palu untuk meningkatkan efisiensi transaksi.
Salah satu fokus utama pembahasan adalah penguatan program Tabungan Pelajar sebesar Rp2.000 per hari bagi siswa SD hingga SMP. Inovasi Pemerintah Kota Palu dan BTN ini mewajibkan pelajar menabung secara rutin sebagai investasi pendidikan jangka panjang yang dananya tidak dapat ditarik selama periode sembilan tahun.
“Kami ingin membangun kebiasaan menabung sejak dini. Orang tua harus mulai memikirkan masa depan anak-anaknya, karena menabung merupakan investasi yang sangat penting untuk masa depan,” kata Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, SE.
Secara matematis, partisipasi 10.000 pelajar dalam program ini berpotensi menghimpun dana hingga Rp7,3 miliar per tahun. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menyatakan kesiapannya dalam menyediakan infrastruktur perbankan yang mendukung ekosistem pembayaran non-tunai tersebut secara berkelanjutan bagi masyarakat.
“BTN mengapresiasi inovasi Pemerintah Kota Palu dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan sejak usia dini. Kami berkomitmen mendukung program tabungan pelajar dan digitalisasi pembayaran,” kata Direktur Treasury and International Banking BTN, Romeo Daniel, M.V.E.
Kerja sama ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong inklusi keuangan nasional sesuai amanat regulasi perbankan yang berlaku. Melalui kolaborasi ini, diharapkan tercipta budaya melek finansial bagi generasi muda di daerah tersebut sekaligus memperluas jangkauan layanan perbankan digital bagi seluruh lapisan masyarakat.