NEW YORK, DAILYKOTA – Vishal Garg, pendiri Better Home & Finance Holding Company, berhasil mengamankan dukungan mayoritas pemegang saham untuk kembali menduduki kursi CEO. Keputusan ini memperkuat posisi Garg dalam upaya merestrukturisasi perusahaan, dengan fokus pada efisiensi dan pemanfaatan teknologi AI, menandai babak baru bagi perusahaan pembiayaan hipotek tersebut.
Dukungan mayoritas pemegang saham diumumkan pada 13 Agustus 2026, setelah proposal resmi diajukan pada 10 Agustus 2026. Vishal Garg kembali ke tampuk kepemimpinan dengan strategi yang dinilai mampu mengangkat kinerja perusahaan setelah melewati masa-masa sulit.
Garg berhasil meraih dukungan signifikan melalui berbagai langkah strategis, termasuk kepemilikan pribadi 13,5% saham perusahaan. Ia juga berkomitmen melakukan investasi tambahan sebesar USD 5 juta (sekitar Rp75 miliar) serta program pembelian kembali saham (buyback) senilai USD 30 juta (sekitar Rp450 miliar).
Surat deklarasi pemegang saham menjadi salah satu bukti kuat dukungan tersebut. Langkah ini dianggap krusial untuk mengembalikan kepercayaan investor dan memperkuat fondasi keuangan Better Home & Finance.
Perusahaan menunjukkan sinyal positif dalam laporan keuangannya. Pendapatan kuartal II 2026 tercatat sebesar USD 54,7 juta (sekitar Rp820 miliar), meningkat drastis dari USD 20 juta (sekitar Rp300 miliar) pada kuartal I 2024. Volume pinjaman juga melonjak dari USD 600 juta (sekitar Rp9 triliun) menjadi USD 1,67 miliar (sekitar Rp25 triliun), menunjukkan pertumbuhan bisnis yang signifikan.
Efisiensi operasional menjadi salah satu pilar utama strategi Vishal Garg kembali memimpin. Biaya produksi pinjaman berhasil ditekan dari USD 12.000 (sekitar Rp180 juta) menjadi kurang dari USD 3.000 (sekitar Rp45 juta) berkat implementasi platform AI bernama “Tinman” yang dikembangkan oleh perusahaan.
“Better Home & Finance mengalami peningkatan signifikan. Kami telah melipatgandakan volume pinjaman dan hampir mencapai profitabilitas,” kata Vishal Garg, mengomentari kinerja perusahaan.
Sebagai bentuk komitmen, Garg bahkan menawarkan gaji simbolis sebesar USD 1 (sekitar Rp15.000) hingga perusahaan kembali meraih profit. Ini menunjukkan tekad kuatnya untuk membawa Better Home & Finance ke jalur keberhasilan.
“Ini bukan tentang saya. Saya peduli tentang memberikan penghematan kepada orang-orang dan membantu mereka mewujudkan Impian Amerika,” tambah Vishal Garg.
Selain itu, perusahaan berencana menjual unit perbankan Better di Inggris, dengan proyeksi hasil sebesar USD 74 juta (sekitar Rp1,1 triliun). Langkah ini diharapkan dapat menambah likuiditas dan memperkuat posisi keuangan perusahaan.
“Kami menghargai dukungan berkelanjutan dari pemegang saham. Investasi pribadi kami mencerminkan keyakinan pada strategi perusahaan,” ujar Harit Talwar, Chairman Better Home & Finance.
Dukungan mayoritas pemegang saham memperkuat posisi Vishal Garg kembali ke tampuk pimpinan. Meskipun masih ada tantangan reputasi terkait isu sebelumnya, strategi efisiensi berbasis AI dan komitmen investasi pribadinya diharapkan dapat membawa Better Home & Finance menuju profitabilitas yang berkelanjutan.