, DAILYKOTA – Jaringan bioskop Indonesia bersiap menyambut penayangan tiga film besar dari genre superhero, drama, dan horor mistis di akhir Juli 2026. Mulai 29-30 Juli, penonton akan dimanjakan pilihan tontonan beragam yang diharapkan dapat memperkuat industri perfilman nasional dan global.

Film internasional Spider-Man: Brand New Day akan menjadi pembuka rilis besar di akhir Juli 2026 bioskop Indonesia. Film ini tayang pada 29 Juli 2026 dengan durasi 2 jam 25 menit dan rating R13. Penjualan tiket awal atau advance ticket sales untuk film ini telah dibuka sejak 20 Juli, menunjukkan antusiasme tinggi dari para penggemar.

Sehari setelahnya, tepat pada 30 Juli 2026, dua film produksi dalam negeri juga siap meramaikan akhir Juli 2026 bioskop Indonesia. Film drama percintaan berjudul Andai Waktu Bisa Diulang Kembali dibintangi oleh Davina Karamoy dan Farhan Rasyid, disutradarai M. Anrul Ummami. Sementara itu, Sajen Satu Suro karya sutradara Gatot Subroto akan mengangkat mitos malam 1 Suro, dengan durasi 1 jam 46 menit dan rating R13.

Proyeksi penonton untuk Spider-Man: Brand New Day diperkirakan mencapai lebih dari 1 juta di minggu pertama penayangan. Sedangkan dua film lokal ditargetkan menembus 300-500 ribu penonton, menambah potensi pendapatan signifikan bagi industri perfilman di akhir Juli 2026 bioskop Indonesia. Penayangan seluruh film ini tunduk pada Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2009 tentang Perfilman dan ketentuan dari Lembaga Sensor Film (LSF).

Advance ticket Spider-Man sudah menunjukkan antusiasme tinggi. Kami menyiapkan penayangan maraton di beberapa kota besar,” kata Juru Bicara XXI.

“Kami ingin menghadirkan drama yang menyentuh hati, dengan pesan bahwa cinta selalu memberi kesempatan kedua,” kata Produser Andai Waktu Bisa Diulang Kembali.

“Horor lokal harus tetap berakar pada budaya. Malam 1 Suro adalah Jawa yang penuh misteri, kami ingin penonton merasakan atmosfer itu,” kata Gatot Subroto, Sutradara Sajen Satu Suro.

“Kombinasi film internasional dan lokal di akhir Juli 2026 bioskop Indonesia menunjukkan semakin beragam dan kompetitif,” ujar kritikus film Indonesia, Riri Satria.

Bulan Juli 2026 tercatat sebagai periode dengan rilis film terbanyak sepanjang semester pertama tahun ini, dengan total 12 judul. Data menunjukkan film horor lokal rata-rata menyumbang 20-25% dari total penjualan tiket domestik per bulan, menegaskan peran penting mereka di tengah dominasi film internasional. */ar