, DAILYKOTA Dude Harlino mengembalikan senilai Rp5,2 miliar kepada Bareskrim pada Rabu, 22 Juli 2026, di Jakarta Selatan. Pengembalian ini dilakukan sebagai bentuk itikad baik terkait honor yang diterimanya sebagai brand ambassador PT Dana Syariah Indonesia (DSI), sebuah yang kini tersandung kasus dugaan investasi Dana Syariah Bodong dan merugikan ribuan investor.

PT Dana Syariah Indonesia (DSI) diduga kuat terlibat dalam skema investasi Dana Syariah Bodong yang telah menipu lebih dari 8.000 investor di berbagai daerah. Total kerugian yang ditimbulkan dari praktik ilegal ini mencapai angka fantastis, yaitu sekitar Rp1,2 triliun. Kasus ini menjadi sorotan tajam karena melibatkan jumlah korban dan nilai kerugian yang sangat besar.

Pengembalian honor oleh Dude Harlino senilai Rp5,2 miliar ini menjadi sorotan publik. Honor tersebut diterima Dude saat menjabat sebagai brand ambassador , dan kini diduga kuat berasal dari aliran dana hasil investasi Dana Syariah Bodong tersebut. Langkah ini diambil secara sukarela melalui kuasa hukumnya.

“Saya mengembalikan honor Rp5,2 miliar yang pernah saya terima dari PT DSI. Ini bentuk tanggung jawab moral saya agar tidak ada keraguan publik,” kata Dude Harlino.

“Pengembalian ini adalah itikad baik klien kami. Uang tersebut diserahkan langsung ke Bareskrim Polri untuk mendukung proses hukum,” kata kuasa hukum Dude Harlino, Minola Sebayang.

Kepala Bareskrim Polri, Komjen Wahyu Widada, membenarkan penerimaan dana dari Dude Harlino tersebut. Pihaknya menegaskan bahwa proses hukum terhadap PT DSI terkait dugaan investasi Dana Syariah Bodong akan terus berjalan sesuai prosedur dan regulasi yang berlaku. Polri juga telah menyita sejumlah milik PT DSI, termasuk rekening perusahaan dan properti, untuk memulihkan kerugian korban.

“Kami menerima pengembalian dana Rp5,2 miliar dari saudara Dude Harlino. Proses hukum terhadap PT DSI tetap berjalan sesuai aturan,” kata Kepala Bareskrim Polri, Komjen Wahyu Widada.

“Kami menghargai langkah Dude Harlino. Namun fokus utama tetap pada pengembalian dana investor yang mencapai triliunan rupiah,” kata perwakilan korban PT DSI, Rudi Hartono.

Kasus investasi Dana Syariah Bodong PT DSI terus bergulir dengan dampak yang luas bagi ribuan investor. Pengembalian honor oleh Dude Harlino ini diharapkan dapat memperkuat proses hukum dan menjadi contoh transparansi di tengah kasus yang merugikan banyak pihak ini. Pihak berwenang masih terus berupaya mengungkap seluruh jaringan dan mengembalikan kerugian para korban. *