LUWUK, DAILYKOTA – Polresta Banggai melakukan evakuasi terhadap jasad seorang penumpang kapal yang ditemukan meninggal dunia di dalam KM Tilong Kabila pada Jumat, 14/08/2026. Korban bernama La Abas (57) tahun, warga Kecamatan Kabaena Tengah, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, ditemukan terbujur kaku di lantai tangga Dek 3 kapal penumpang tersebut sekira pukul 09.10 WITA.
Penemuan mayat La Abas pertama kali diketahui oleh penumpang lain yang kemudian melaporkan kepada awak kapal. Setelah menerima laporan, security dan tim medis KM Tilong Kabila langsung memeriksa kondisi korban dan memastikan telah meninggal dunia. Tim Polsubsektor Kawasan Pelabuhan Luwuk kemudian turun untuk melakukan penanganan sesuai prosedur, termasuk evakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Luwuk.
Menurut IPTU James Runtu, SH, Kasubsektor Pelabuhan Luwuk, korban dievakuasi pada hari Jumat sekira jam 09.10 Wita dengan menggunakan ambulans menuju RSUD Luwuk untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Korban telah dibawa dengan menggunakan ambulans menuju RSUD Luwuk untuk dilakukan pemeriksaan,” ujar IPTU James Runtu, SH, Kasubsektor Pelabuhan Luwuk.
Berdasarkan pemeriksaan awal yang dilakukan tim medis kapal, La Abas diperkirakan meninggal dunia sekitar delapan jam sebelum ditemukan oleh penumpang lain. Hasil pemeriksaan awal juga menunjukkan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Berdasarkan pemeriksaan awal tim medis kapal bahwa korban diperkirakan meninggal dunia sekitar 8 jam dari saat ditemukan. Begitu pula tak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” kata IPTU James Runtu.
La Abas sesuai data tiket penumpang naik dari Pelabuhan Gorontalo dengan tujuan akhir Pelabuhan Bau-bau, Sulawesi Tenggara. Pihak keluarga korban dan otoritas terkait sedang menjalani proses identifikasi dan pemeriksaan lebih mendalam untuk menentukan penyebab kematian La Abas secara medis dan hukum.
Insiden penumpang tewas di kapal penumpang jarak jauh ini menjadi perhatian khusus mengingat keselamatan penumpang menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan laut. Penemuan ini juga menekankan pentingnya pengawasan kesehatan penumpang dan kesiapan fasilitas medis di kapal penumpang, termasuk respons cepat dari kru kapal dalam situasi darurat.