Palu, DAILYKOTA – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kota Palu sukses menggelar Pelatihan Jurnalistik Komunitas Tuli bagi anggota Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Teman Isyarat Berdaya pada Kamis, 30 Juli 2026. Kegiatan di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palu ini bertujuan mewujudkan akses informasi yang setara dan inklusif, membekali mereka kemampuan menyusun serta menyebarkan berita.
Pelatihan ini merupakan inisiatif Diskominfosantik Kota Palu melalui Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) untuk menjamin hak setiap warga negara, termasuk penyandang disabilitas Tuli, dalam memperoleh dan menyampaikan informasi. Inisiatif Pelatihan Jurnalistik Komunitas Tuli ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah mewujudkan ekosistem informasi yang adil dan merata.
Puluhan anggota KIM Teman Isyarat Berdaya dibekali materi dasar-dasar penulisan berita, nilai berita, penyusunan informasi runtut, hingga fotografi jurnalistik. Kemampuan ini diharapkan membuat peserta Pelatihan Jurnalistik Komunitas Tuli mampu menghasilkan konten positif dan akurat dari lingkungan mereka.
“Informasi merupakan kebutuhan dasar bagi setiap orang. Oleh karena itu, penyebaran informasi harus dilakukan secara inklusif sehingga dapat melibatkan seluruh lapisan masyarakat, termasuk teman-teman Tuli,” kata Fanty Juliarsih, Kabid PIKP Diskominfosantik Kota Palu.
Program Pelatihan Jurnalistik Komunitas Tuli ini menegaskan komitmen pemerintah Kota Palu terhadap Undang-Undang No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Undang-Undang No. 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Kedua regulasi tersebut menegaskan hak fundamental warga negara dalam akses dan penyampaian informasi.
“Saya berharap KIM Teman Isyarat Berdaya tidak hanya menjadi komunitas penerima informasi, tetapi juga menjadi komunitas yang mampu menghasilkan informasi dari lingkungan sekitar dan membagikannya kepada masyarakat,” kata Fanty Juliarsih.
“Pelatihan ini membuat kami lebih percaya diri untuk menulis berita dan menyampaikan informasi dengan bahasa isyarat maupun tulisan. Kami ingin berkontribusi bagi masyarakat,” kata salah seorang peserta KIM Teman Isyarat Berdaya.
Dengan bekal keterampilan dari Pelatihan Jurnalistik Komunitas Tuli ini, anggota KIM Teman Isyarat Berdaya diharapkan menjadi agen penyebar informasi yang akurat dan positif. Langkah Diskominfosantik Palu ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam membangun ekosistem komunikasi publik yang inklusif dan merata untuk semua.