MOROWALI, DAILYKOTA – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan komitmen kuat untuk menghentikan pemberian Izin Pertambangan Bungku Tengah guna menjaga kelestarian lingkungan di wilayah ibu kota Kabupaten Morowali. Penegasan ini disampaikan dalam acara Gerakan Langit Biru yang mengusung tema Indonesia Asri di Anjungan Pantai Matano pada Jumat (17/07). Langkah berani ini diambil untuk memastikan pembangunan daerah tetap berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan alam.
Posisi strategis Bungku Tengah sebagai pusat pemerintahan membuat wilayah tersebut harus bebas dari aktivitas eksploitasi yang merusak. Anwar menilai bahwa kebijakan terkait Izin Pertambangan Bungku Tengah perlu diperketat agar keasrian daerah tetap terjaga bagi generasi mendatang. Pihaknya berupaya menyinergikan pembangunan infrastruktur dengan perlindungan ekosistem yang ada di Sulawesi Tengah.
“Saya sudah menyampaikan kepada Kepala Dinas ESDM Provinsi agar tidak mengeluarkan izin pertambangan apa pun untuk wilayah Bungku Tengah, sehingga wilayah ini tetap terjaga keasriannya,” kata Anwar Hafid, Gubernur Sulawesi Tengah.
Kebijakan ini juga melibatkan koordinasi intensif dengan Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Tengah selaku instansi teknis yang berwenang dalam urusan energi dan sumber daya mineral. Melalui pembatasan Izin Pertambangan Bungku Tengah, pemerintah daerah berharap kualitas udara dan kebersihan air di kawasan tersebut tidak terdegradasi. Upaya ini merupakan bagian dari tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.
“Gerakan tersebut bukan hanya menjadi agenda internal partai, tetapi juga mengajak masyarakat untuk bergotong royong menjaga kawasan publik agar tetap bersih, sehat, dan nyaman,” kata Syarifudin Hafid, Ketua DPC Partai Demokrat Morowali.
Selain aksi lingkungan, kegiatan memperingati HUT ke-25 partai tersebut juga dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian 5.000 paket sembako. Inisiatif ini diharapkan mampu memicu semangat gotong royong warga dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Fokus pada pembatasan Izin Pertambangan Bungku Tengah menjadi sinyal positif bagi masa depan ekologi di Kabupaten Morowali.