PALU, DAILYKOTA – Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah, atau dikenal sebagai Detasemen Gegana Palu, menggelar bakti sosial besar-besaran dengan membagikan 500 paket nasi siap konsumsi di Kelurahan Besusu Timur, Kota Palu, pada Sabtu, 18 Juli 2026. Kegiatan ini menyasar pekerja harian, lansia, dan warga dengan keterbatasan ekonomi sebagai wujud kepedulian Polri yang humanis dan responsif.
Kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan oleh Detasemen Gegana Palu ini merupakan bagian integral dari implementasi program Polri Presisi. Program ini menekankan pelayanan yang humanis dan responsif kepada masyarakat. Personel Detasemen Gegana turun langsung ke lapangan untuk berinteraksi dan mendekatkan diri dengan warga Besusu Timur, menunjukkan komitmen Polri dalam mengayomi masyarakat.
Total sekitar 500 paket nasi siap konsumsi berhasil disalurkan oleh Detasemen Gegana Palu kepada warga yang membutuhkan. Sasaran utama kegiatan ini adalah para pekerja harian dengan penghasilan tidak menentu, lansia, serta keluarga yang terdampak keterbatasan ekonomi di Kelurahan Besusu Timur. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palu tahun 2026 menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan di Palu masih berada di angka 8,9 persen, dengan sebagian besar berasal dari sektor informal.
Kegiatan bakti sosial seperti yang dilakukan Detasemen Gegana Palu ini mencerminkan peningkatan aktivitas sosial Polri di Sulawesi Tengah. Tercatat, kegiatan sosial Polri di wilayah ini meningkat sebesar 15 persen sepanjang semester pertama 2026, meliputi program pangan, kesehatan, dan pendidikan. Ini menunjukkan komitmen Polri dalam mewujudkan kebijakan Polri Presisi yang lebih merakyat.
“Melalui kegiatan bakti sosial ini kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam memberikan perhatian dan kepedulian nyata kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata AKP Suharyono, Komandan Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sulteng.
“Kami sangat terbantu dengan adanya pembagian nasi ini. Kehadiran polisi membuat kami merasa diperhatikan, bukan hanya saat ada masalah keamanan,” ungkap Siti Aminah, warga penerima bantuan berusia 62 tahun.
“Penghasilan kami tidak menentu, jadi bantuan seperti ini sangat berarti. Terima kasih kepada Polri yang peduli dengan kami,” tambah Rahmat, seorang pekerja harian berusia 34 tahun.
Kegiatan Detasemen Gegana Palu di Besusu Timur ini menegaskan kembali peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Dengan adanya bantuan pangan ini, diharapkan dapat sedikit meringankan beban ekonomi warga serta mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di Kota Palu.