MOROWALI, DAILYKOTA terus mempercepat pemerataan pembangunan melalui penguatan infrastruktur, layanan energi, dan digitalisasi desa yang menjadi bagian dari sembilan BERANI.

Komitmen tersebut disampaikan , Anwar Hafid, saat memimpin rapat koordinasi bersama jajaran perangkat daerah di Aula SMA Negeri 1 Bungku Tengah, Kabupaten Morowali. Kamis (16/7/2026)

Dalam paparannya, Anwar menyebut pembangunan infrastruktur menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah karena berpengaruh langsung terhadap dan pemerataan pelayanan publik.

Melalui Program BERANI Lancar, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,3 triliun dalam APBD 2026 untuk meningkatkan kualitas jalan provinsi sepanjang 1.200 kilometer. Saat ini, sekitar 68 persen jalan berada dalam kondisi baik, 22 persen mengalami kerusakan ringan, dan 10 persen masih rusak berat.

Selain konektivitas jalan, pemerintah juga menaruh perhatian pada pemerataan akses listrik melalui Program BERANI Menyala. Hingga pertengahan 2026, masih terdapat 86 desa di Sulawesi Tengah yang belum menikmati aliran listrik, termasuk delapan desa di Kabupaten Morowali. Pemerintah menargetkan seluruh desa telah terlistriki pada 2027.

Transformasi digital juga menjadi prioritas melalui Program . Berdasarkan data pemerintah provinsi, sekitar 600 desa masih menghadapi keterbatasan akses internet. Untuk mempercepat pemerataan layanan digital, sebanyak 160 perangkat Starlink direncanakan dipasang sepanjang 2026 di wilayah-wilayah yang belum terjangkau memadai.

Tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, pemerintah juga menjalankan Program guna meningkatkan produksi pertanian dengan target produksi padi mencapai 1,8 juta ton pada 2026, disertai peningkatan produktivitas jagung dan kelapa.

Sementara itu, Program diarahkan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, sedangkan BERANI Sejahtera difokuskan pada bedah , bantuan sosial, serta percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem.

Menurut , seluruh program tersebut saling terintegrasi untuk mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sulawesi Tengah.

“Sembilan Program BERANI lahir dari aspirasi masyarakat dan menjadi pedoman seluruh perangkat daerah dalam menyusun serta menjalankan program pembangunan di Sulawesi Tengah,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi optimistis kolaborasi antara perangkat daerah dan pemerintah kabupaten/kota akan mempercepat tercapainya target pembangunan hingga 2027, khususnya dalam penyediaan infrastruktur dasar, elektrifikasi desa, dan pemerataan akses internet.