dailykota.com – , Anwar Hafid, memberikan pesan inspiratif kepada para siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 20 Tadulako Nambaso pada acara peluncuran program tersebut. Kamis, 4 Desember 2025.

Ia menekankan bahwa berbasis asrama bukan sekadar ruang belajar, tetapi tempat membentuk karakter.

“Orang yang mau hidupnya di atur, masa depannya pasti cerah,” ujarnya, mengajak siswa untuk disiplin, fokus, dan percaya pada proses pembinaan.

Di hadapan orang tua siswa, Gubernur meminta dukungan penuh terhadap anak-anak yang mengikuti pendidikan berasrama. Karena semua kebutuhan mereka di tanggung pemerintah.

“Yang tidak gratis hanya rindu sama orang tua,” ucapnya yang membuat suasana cair dan penuh tawa.

Pada kesempatan yang sama, Anwar Hafid juga memaparkan capaian sembilan program BERANI. Di antaranya, layanan cukup menunjukkan KTP, tanpa membedakan status dan tunggakan BPJS, telah menjangkau 123.000 warga dalam 10 tahun.

Berani Panen Raya untuk petani dan Berani Tangkap Banyak untuk nelayan. untuk infrastruktur. untuk percepatan akses di 606 desa blank spot.

Ia berharap dukungan pemerintah pusat dapat mempercepat perluasan jaringan internet agar pembelajaran berjalan efektif.

Gubernur menutup sambutan dengan menegaskan komitmen pemerintah daerah menjadikan Sekolah Rakyat pusat pembinaan generasi muda . Yang siap bersaing di tingkat nasional hingga global.