dailykota.com POSO – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-131 Kabupaten Poso berlangsung khidmat melalui upacara yang digelar di Lapangan Kantor Bupati Poso, Senin, 2 Maret 2026. Gubernur Anwar Hafid bertindak sebagai Inspektur Upacara, sementara posisi Komandan Upacara dipercayakan kepada Fikri Marjun.

Upacara tersebut menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk merefleksikan perjalanan panjang pembangunan Kabupaten Poso sekaligus meneguhkan komitmen menuju daerah yang lebih maju dan sejahtera.

Dalam amanatnya, menyampaikan ucapan selamat atas peringatan . Ia menilai peringatan hari jadi ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi harus menjadi energi baru untuk memperkuat pembangunan daerah.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, saya mengucapkan Dirgahayu ke-131 Kabupaten Poso. Momentum bersejarah ini menjadi pengingat perjalanan panjang pembangunan yang ditempuh dengan kerja keras, komitmen, dan kebersamaan seluruh masyarakat,” ujar Anwar Hafid.

Ia berharap Poso terus berkembang sebagai daerah yang maju, aman, dan sejahtera di masa depan.

Menurut Gubernur, sebagai salah satu kabupaten tertua di Provinsi Sulawesi Tengah, Poso memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan berdaya saing.

Ia menyoroti berbagai potensi daerah, mulai dari kekayaan alam hingga sektor ekonomi yang dapat menjadi motor penggerak pembangunan.

“Poso memiliki potensi luar biasa, mulai dari Danau Poso yang merupakan salah satu danau terdalam di Indonesia, hingga sektor , perkebunan, perikanan, pariwisata, dan energi. Semua ini menjadi modal besar untuk mendorong kemajuan daerah,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga mengapresiasi capaian pembangunan Kabupaten Poso dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Poso tahun 2025 meningkat menjadi 74,55, naik dari 73,65 pada 2024.

Peningkatan tersebut menunjukkan adanya perbaikan pada sektor pendidikan, , dan standar hidup masyarakat.

Selain itu, angka kemiskinan di Kabupaten Poso juga mengalami penurunan signifikan. Jika pada 2024 tercatat sebesar 14,23 persen, maka pada 2025 turun menjadi 12,90 persen atau berkurang dari 39,63 ribu jiwa menjadi 36,49 ribu jiwa.

Sementara Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) relatif stabil dan cenderung menurun, yakni 1,67 persen pada 2023, kemudian 1,77 persen pada 2024, dan kembali turun menjadi 1,76 persen pada 2025.

Dalam arahannya, Anwar Hafid juga menegaskan tiga hal penting yang harus menjadi perhatian pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pertama, menjadikan data sebagai dasar utama dalam perencanaan pembangunan agar program yang dijalankan tepat sasaran. Kedua, mendorong di setiap perangkat daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ketiga, mengedepankan keikhlasan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Pelayanan kepada masyarakat harus di landasi keikhlasan. Dengan begitu, program pembangunan dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Upacara HUT ke-131 Kabupaten Poso turut dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Wakil Ketua MPR RI Abcandra Muhammad Akbar Supratman, Anggota DPR RI Elen Esther Pelealu, Anggota DPD RI Febrianti Inkiriwang, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A. Lamadjido, serta Ketua Provinsi Sulawesi Tengah Sry Nirwanti Bahasoan.

Selain itu hadir pula para bupati se-Sulawesi Tengah, unsur /, jajaran ASN, , tokoh adat, camat, kepala desa, hingga tokoh masyarakat yang turut memeriahkan peringatan hari jadi Kabupaten Poso tersebut.