dailykota.com PALU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memperluas cakupan Program Berani Cerdas hingga jenjang Magister (S2) dan Doktoral (S3). Kebijakan yang di gagas Gubernur Anwar Hafid ini mulai di siapkan untuk tahun 2026 sebagai langkah strategis memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) daerah.
Jika sebelumnya program beasiswa Berani Cerdas di fokuskan pada jenjang Sarjana (S1), kini Pemprov Sulteng mengarahkan beasiswa S2 dan S3 secara selektif pada bidang-bidang yang menjadi kebutuhan prioritas daerah. Di antaranya kedokteran spesialis, pertambangan, tenaga ahli strategis, keperawatan, notariat, hingga profesi insinyur.
Gubernur menegaskan, perluasan program tidak di lakukan secara massal seperti S1, melainkan berbasis kebutuhan riil pembangunan daerah.
“Jurusan yang dibiayai adalah yang benar-benar dibutuhkan daerah. S2 dan S3 kita lakukan sangat selektif karena kuotanya terbatas. Tidak seperti S1,” tegasnya saat penandatanganan nota kesepahaman dengan seluruh perguruan tinggi di Sulawesi Tengah di Kantor Gubernur, Kamis, 8Januari 2026.
Pemprov Sulawesi Tengah akan menanggung penuh biaya pendidikan penerima beasiswa. Namun, ada syarat tegas: lulusan wajib kembali dan mengabdi di Sulawesi Tengah sesuai bidang keahliannya. Skema ini dirancang untuk memastikan investasi pendidikan berdampak langsung pada pembangunan daerah.
Anwar menyebut, hingga kini belum ada pemerintah provinsi lain yang menjalankan program beasiswa komprehensif seperti Berani Cerdas. Ia menekankan, kebijakan ini bukan sekadar janji politik, melainkan strategi jangka panjang membangun daya saing daerah.
“Ini bukan janji kampanye. Ini upaya konkret memajukan provinsi melalui penguatan SDM,” ujarnya.
Ia juga menegaskan, masa depan Sulawesi Tengah tidak lagi bertumpu pada sumber daya alam semata, tetapi pada kualitas manusianya. Karena itu, investasi pada pendidikan tinggi di nilai menjadi fondasi menuju visi Indonesia Emas 2045.
Sepanjang 2025, di bawah kepemimpinan Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido, Program Berani Cerdas telah menjangkau 23.569 penerima dengan total anggaran lebih dari Rp84 miliar. Capaian tersebut menjadi pijakan untuk memperluas beasiswa ke jenjang S2 dan S3 guna mencetak tenaga profesional dan ahli strategis asal Sulawesi Tengah.
Dengan perluasan ini, Pemprov Sulteng menargetkan lahirnya dokter spesialis, insinyur, akademisi, dan tenaga profesional lainnya yang siap memperkuat pembangunan daerah secara berkelanjutan. */hn