dailykota.com menggelar (RDP) antara perwakilan , dan Dinas Tenaga dan Transmigrasi . Mengenai kasus ledakan tungku smelter di kawasan PT IMIP di gelar di ruang Utama DPRD Sulteng. Kamis, 11 Januari .

Dalam rapat tersebut, anggota Komisi III DPRD Sulawesi Tengah menyoroti banyaknya korban dalam kecelakaan kerja di PT IMIP. Ia menyebut jika hal tersebut di akibatkan kurangnya standar Alat Pelindung Diri (APD) serta minimnya jalur evakuasi.

“Ini bukan kejadian pertama, tolong cek lagi standar APD, menurut hasil di kepolisian itu tidak standar, di mana pengawasan APD-nya. Dan manusia harus terjun dari lantai berapa untuk menyelamatkan diri, berarti tidak ada tempat yang aman untuk berlindung,” ujarnya.

Rapat di putuskan untuk di tunda. Setelah anggota Komisi III dan IV yang hadir merasa tidak puas dengan keterangan yang diberikan oleh pihak PT IMIP.

Peserta rapat termasuk Kepala Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi beserta stafnya, serta Kepala Perwakilan dari PT IMIP, Hendra.