dailykota.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) terus memperkuat upaya dan peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Salah satu langkah yang di lakukan ialah meningkatkan kapasitas Bina Keluarga Balita (BKB) dalam memantau dan melaporkan tumbuh kembang anak secara akurat.

Komitmen tersebut di wujudkan melalui pengisian dan pelaporan Kartu Kembang Anak (KKA) yang di gelar Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Sulawesi Tengah bekerja sama dengan DP3AP2KB di Grand Qafia , Senin, 25 Mei 2026

Kepala , , menegaskan bahwa kader BKB memiliki peran strategis dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan anak sejak usia balita. Karena itu, kemampuan kader dalam mencatat dan melaporkan data secara tepat menjadi faktor penting dalam mendukung program pembangunan keluarga.

“Data tumbuh kembang balita yang akurat menjadi dasar pemerintah dalam menyusun program yang tepat untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” kata Herry saat membuka pelatihan.

Menurutnya, pelaporan yang baik tidak hanya membantu pemerintah memetakan kondisi tumbuh kembang anak, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mendeteksi lebih dini berbagai permasalahan kesehatan dan gizi pada balita.

Pelatihan tersebut di ikuti 50 kader BKB dari berbagai kecamatan di Kabupaten Morowali. Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai teknik pemantauan tumbuh kembang anak, tata cara pengisian formulir KKA, hingga metode pelaporan yang terstruktur dan berkelanjutan.

Selain materi teori, peserta juga mengikuti sesi praktik dan diskusi untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan yang dapat langsung di terapkan di lapangan.

Sejumlah narasumber turut berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala , Nirmawati, Kepala DP2KB Sulawesi Tengah Herri, serta Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Advokasi KIE DP2KBP3A Morowali, Hasna Mahbub.

Melalui pelatihan ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap kualitas pendataan tumbuh kembang balita semakin baik sehingga dapat mendukung upaya percepatan pembangunan keluarga, penurunan , dan peningkatan kualitas generasi masa depan di Morowali maupun Sulawesi Tengah secara keseluruhan.