dailykota.com PALU – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya menghadirkan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang transparan, objektif, dan akuntabel. Sebanyak 85 peserta kini bersaing memperebutkan 12 jabatan strategis di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Kepala BKD Sulteng, Sitti Asma Ul Husnasyah, memastikan panitia menjalankan seluruh tahapan seleksi secara profesional dengan mengedepankan prinsip Berintegritas”. BKD menerapkan secara ketat agar pejabat yang terpilih benar-benar memiliki kapasitas kepemimpinan dan kompetensi manajerial yang kuat.

“Seleksi terbuka ini kami jalankan secara objektif dan akuntabel. Kami ingin memastikan pejabat yang terpilih memiliki integritas dan kemampuan yang di butuhkan organisasi,” tegasnya, Jumat, 27 2026.

Panitia telah menggelar asesmen kompetensi manajerial dan sosial kultural pada 23 Februari hingga 4 Maret 2026. Selanjutnya, panitia seleksi akan menggelar pada 5 Maret dan mengumumkan hasil asesmen pada 6 Maret 2026.

Tahapan berikutnya mencakup penulisan makalah dan wawancara pada 9–14 Maret 2026. Panitia kemudian menetapkan hasil tahap tersebut pada 17 Maret dan mengumumkannya sehari setelahnya. Tiga besar kandidat untuk setiap jabatan akan di umumkan pada 25 Maret 2026 melalui laman resmi BKD Sulteng dan papan pengumuman, di sertai hingga 27 Maret 2026.

Panitia selanjutnya melaporkan hasil akhir kepada Pejabat Pembina Kepegawaian pada 30 Maret 2026 dan meneruskannya ke Badan Kepegawaian Negara pada 1 April 2026.

Seleksi JPT Pratama ini berlangsung atas arahan Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, bersama Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido. Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, , memimpin langsung Panitia Seleksi yang melibatkan unsur akademisi, kementerian, dan perwakilan .

Adapun 12 jabatan strategis yang di perebutkan antara lain Kepala Dinas Tenaga dan Transmigrasi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Kehutanan, Kepala Pelaksana BPBD, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala BPKAD, Kepala Badan Kesbangpol, Staf Ahli Gubernur Bidang SDM dan Pengembangan Kawasan, Direktur RSUD Undata, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat, serta Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa.

UPT Penilaian Kompetensi Pegawai BKD Sulteng yang telah terakreditasi A memfasilitasi seluruh proses asesmen dengan dukungan asesor bersertifikat nasional. BKD menargetkan seleksi terbuka JPT Pratama Pemprov Sulteng 2026 ini mampu melahirkan pejabat yang profesional, berintegritas, dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik di Sulawesi Tengah.

Dengan mengusung semangat Berani Berintegritas, Pemprov Sulteng ingin memastikan reformasi birokrasi berjalan konsisten dan berdampak nyata bagi masyarakat.