dailykota.com MOROWALI – Suasana khusyuk menyelimuti Desa Wosu, Kabupaten Morowali, saat Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, menghadiri Tahlilan dan doa bersama mengenang 13 tahun wafatnya Hj. Saadiah Binti H. Himran, ibunda dari Ahmad Ali, Jumat, 5 Desember 2025. Gubernur hadir bersama Ketua TP PKK Sulteng, Ny. Sry Nirwanti Bahasoan.
Ribuan masyarakat Morowali dan daerah sekitar turut memadati lokasi tahlilan yang digelar penuh kekhidmatan. Acara ini semakin bermakna dengan kehadiran Dai Nasional Ustadz Prof. Abdul Somad (UAS) yang memberikan tausiah menyejukkan tentang pentingnya mengenang jasa orang tua, mempererat silaturahim, dan memupuk cinta kasih terhadap ayah dan ibu—baik yang masih hidup maupun yang telah mendahului.
Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan rasa hormat dan kedekatannya dengan almarhumah. Ia mengenang Hj. Saadiah sebagai sosok yang lemah lembut, ramah, dan penuh kepedulian kepada siapa pun yang ditemuinya.
“Almarhumah adalah seorang ibu yang luar biasa. Saya mengenal beliau sejak kecil. Beliau selalu menyapa anak-anak dan orang tua tanpa membeda-bedakan. Itu yang paling saya ingat dari sosok beliau,” ujar Gubernur.
Ia juga mengingatkan bahwa mendoakan orang tua merupakan bentuk bakti yang tidak boleh terputus, bahkan setelah mereka wafat.
“Malam ini kita bukan hanya mendoakan almarhumah, tetapi juga memohon agar kita semua senantiasa diberi kebaikan. Semoga amal ibadah almarhumah dan amal yang dilakukan anak-anaknya terus menjadi cahaya bagi beliau di alam sana,” kata Gubernur.
Tausiah Ustadz Abdul Somad semakin menguatkan suasana haru. UAS mengajak jamaah agar tidak pernah berhenti memuliakan orang tua dan menjaga hubungan persaudaraan.
Acara tahlilan ini menjadi momentum yang mempertemukan pemimpin daerah, ulama, dan masyarakat dalam satu majelis doa yang penuh keberkahan, sekaligus mengenang sosok ibu yang menjadi sumber inspirasi bagi keluarga dan masyarakat sekitar. */hn