daikykota.com PALU — Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana investasi yang akan di kembangkan oleh PT International Green Industrial Park (IGIP) di .

Kawasan industri hijau terintegrasi tersebut rencananya akan di bangun di Sambalagi, Kecamatan Bungku Pesisir. Dengan mengusung konsep ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Dukungan tersebut di sampaikan langsung oleh Gubernur Anwar Hafid saat menerima audiensi Direktur Kawasan , Mr. Cui Tao, beserta jajaran, di ruang kerjanya, Senin, 4 Agustus 2025.

“Kami mendukung penuh pembangunan kawasan industri hijau ini. Ini selaras dengan visi pembangunan berkelanjutan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah,” ujar Gubernur.

Dalam pemaparannya, Mr. Cui Tao menjelaskan bahwa kawasan yang akan di bangun sebelumnya merupakan milik PT ATI. Kini kawasan tersebut siap di transformasi menjadi pusat industri hijau yang tidak hanya fokus pada produktivitas, tetapi juga keberlanjutan lingkungan.

Pihak perusahaan meminta dukungan pemerintah daerah untuk memperlancar proses perizinan dan pembangunan di lapangan.

“Kami berkomitmen menciptakan kawasan industri yang berdampak positif bagi lingkungan dan masyarakat lokal,” ungkap Mr. Cui.

Gubernur Anwar Hafid menekankan pentingnya penggunaan energi terbarukan dalam kawasan industri tersebut. Ia juga meminta agar pembangunan tidak mengabaikan desa-desa sekitar dan mendorong partisipasi masyarakat lokal.

Ia menyebut Sambalagi sebagai wilayah strategis, baik secara industri maupun , seperti potensi wisata Sambori yang bisa di kembangkan.

Tak hanya itu, Anwar juga mendorong agar tanggung jawab sosial perusahaan () PT IGIP sejalan dengan prioritas pembangunan daerah melalui program Nawacita BERANI. BERANI Cerdas, BERANI Sehat, dan BERANI Tangkap Banyak.

Pemprov Sulteng juga berharap PT IGIP dapat berkontribusi dalam pembangunan SDM, seperti menyediakan ke Tiongkok, membangun fasilitas berbasis , dan membantu nelayan lokal melalui penyediaan alat tangkap modern.

“Kami ingin kehadiran IGIP membawa manfaat nyata, bukan hanya dalam hal , tetapi juga sosial dan lingkungan,” tegas Anwar.

Gubernur juga mengingatkan pentingnya keterbukaan dan kerja sama antara perusahaan dan Pemda dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dari sektor industri, seperti pajak bahan bakar minyak, kendaraan bermotor, dan air permukaan.

Dengan hadirnya IGIP, Morowali di yakini semakin siap menjadi pusat industri hijau berskala internasional, sekaligus memperkuat posisi Sulawesi Tengah dalam peta investasi berkelanjutan nasional. *