dailykota.com MOROWALI meresmikan objek wisata Pofua’a Bente dalam kegiatan Silaturahmi Akbar dan Tadabbur Alam yang di gelar di Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah. Minggu, 20 2025.

Kegiatan yang di padati ribuan warga ini juga di hadiri Ikhsan Baharudin Abdul Rauf, Wakil Bupati Iriane Ilyas, serta sejumlah pimpinan DPRD Sulteng.

Air Terjun Pofua’a Bente menjadi destinasi baru yang di harapkan menopang Seribu Dewi (Seribu Desa Wisata) yang di canangkan Pemerintah Provinsi Sulteng.

“Ini potensi luar biasa. Tapi menjaga keindahan air terjun ini hanya bisa di lakukan dengan menjaga hutan. Jangan ada lagi pembukaan lahan sembarangan, terutama di hulu,” tegas Gubernur dalam sambutannya.

Ia juga menyinggung pentingnya pengembangan sumber daya manusia sebagai penopang masa depan Morowali. Gubernur kembali mendorong perusahaan-perusahaan besar, termasuk PT IMIP, agar mengalokasikan dana CSR untuk pendidikan luar negeri bagi anak-anak daerah.

“Kalau Morowali punya seribu sarjana teknologi lulusan luar negeri, daerah ini akan jadi kekuatan besar di Indonesia,” ujar Anwar.

Sementara itu, Bupati Morowali menyampaikan bahwa kawasan wisata Pofua’a akan di tata ulang, termasuk perbaikan akses jalan dan fasilitas penunjang. Pemerintah provinsi juga berkomitmen mendukung infrastruktur dasar untuk mendukung pertumbuhan sektor pariwisata.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Anwar turut memaparkan capaian program dan Berani Sehat. Termasuk pencapaian status Universal Health Coverage (UHC) Provinsi Sulteng yang memungkinkan seluruh warga mengakses layanan meski tanpa kepesertaan aktif .

“Fokus kita adalah mengurangi beban masyarakat. Sekolah gratis, berobat gratis. Rakyat tidak boleh lagi resah soal biaya,” tutupnya.

Air Terjun Pofua’a Bente kini menjadi ikon wisata baru yang di harapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis alam, sekaligus memperkuat identitas Morowali sebagai daerah yang maju, sehat, dan berdaya saing. **