PALU, DAILYKOTA – Hubungan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Uni Emirat Arab semakin menguat. Pertemuan antara Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Indonesia Abdulla Salem AlDhaheri dengan Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid di Kantor Gubernur, Selasa (04/08), menandai masuknya investasi UEA Sulawesi Tengah ke tahap percepatan. Pertemuan tersebut membahas peluang kolaborasi investasi yang dinilai mampu memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan ekonomi daerah.
Gubernur Anwar Hafid menyampaikan bahwa pemerintah daerah menyambut baik ketertarikan Uni Emirat Arab untuk berinvestasi di Sulawesi Tengah. Menurutnya, komunikasi yang telah terjalin akan segera ditindaklanjuti melalui langkah-langkah konkret guna mewujudkan investasi UEA Sulawesi Tengah.
“Sulawesi Tengah memiliki berbagai potensi unggulan yang siap dikembangkan bersama mitra internasional. Kami berkomitmen menciptakan iklim investasi yang aman, nyaman, dan kompetitif bagi investor asing,” kata Anwar Hafid.
Sementara itu, Dubes UEA Abdulla Salem AlDhaheri melihat peluang besar di Sulawesi Tengah untuk investasi UEA Sulawesi Tengah. Negaranya tertarik pada sektor mineral, energi terbarukan, kelapa sawit, perikanan, pertanian, dan pariwisata yang tersebar di wilayah tersebut.
Sebagai bentuk keseriusan, kedua pihak sepakat membentuk tim bersama atau task force yang bertugas menyusun langkah percepatan investasi. Tim tersebut akan mengidentifikasi proyek-proyek potensial sekaligus memfasilitasi komunikasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan calon investor dari Uni Emirat Arab.
Dalam waktu dekat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama perwakilan Uni Emirat Arab dijadwalkan menggelar pertemuan lanjutan di Jakarta. Agenda tersebut akan difokuskan pada pemaparan empat sektor prioritas, yakni mineral, energi terbarukan, perkebunan kelapa sawit, dan perikanan sebagai proyek investasi utama dalam kerangka investasi UEA Sulawesi Tengah.
Selain menawarkan kekayaan sumber daya alam, Sulawesi Tengah juga mempromosikan peluang investasi di sektor kesehatan melalui pembangunan rumah sakit bertaraf internasional. Proyek ini diharapkan menjadi bagian dari peningkatan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat daya tarik investasi di kawasan timur Indonesia.
Melalui penguatan hubungan diplomatik dan kerja sama ekonomi ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap investasi dari Uni Emirat Arab dapat segera terealisasi sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.*/hn