dailykota.com PALU – Wakil Gubernur , A. Lamadjido, resmi melantik pengurus Perhimpunan Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) Cabang Sulawesi Tengah periode 2025–2028, di Palu. Minggu, 15 Februari 2026. netiz.idmenjadi langkah strategis memperkuat jiwa dan mental masyarakat di daerah.

tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama para spesialis kejiwaan untuk meningkatkan kualitas layanan, memperluas edukasi kesehatan mental. Serta merespons meningkatnya kompleksitas kasus di tengah masyarakat.

Berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Pusat PDSKJI Nomor 052/SK/PDSKJI/XII/2025, susunan pengurus yang dilantik yakni dr. Andi Soraya Tendri Uleng sebagai ketua, dr. Jalaluddin Yusuf sebagai , dr. Patmawati sebagai sekretaris, dan dr. Ni Wayan Wirayanti Putri Negara sebagai bendahara.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menegaskan bahwa kesehatan jiwa merupakan fondasi penting pembangunan sumber daya manusia. Ia mendorong para dokter umum di Sulawesi Tengah untuk melanjutkan pendidikan spesialis kejiwaan melalui program pembiayaan daerah.

“Saya mengajak dokter umum untuk mendaftar spesialis jiwa. Pembiayaannya melalui program Cerdas. Kita sudah meluncurkan PPDS-1, dan ini kesempatan besar untuk menambah jumlah dokter spesialis jiwa di daerah,” ujarnya.

Saat ini, jumlah dokter spesialis kesehatan jiwa di Sulawesi Tengah tercatat baru 14 orang. Pemerintah menargetkan jumlah tersebut terus bertambah dalam beberapa tahun ke depan guna memperluas jangkauan layanan.

Wakil Gubernur juga menyoroti peningkatan kasus gangguan mental pada remaja. Ia mengungkapkan bahwa kasus bipolar mulai di temukan pada pelajar tingkat SMA, SMK, bahkan SMP. Sementara itu, di wilayah tercatat cukup banyak kasus gangguan kecemasan yang membutuhkan penanganan serius.

Menurutnya, kondisi ini menjadi alarm bagi semua pihak untuk memperkuat deteksi dini, edukasi di lingkungan sekolah dan keluarga. Serta menyediakan layanan konsultasi dan terapi yang mudah di akses masyarakat.

“Kesehatan mental bukan hanya urusan tenaga medis, tetapi tanggung jawab bersama. Pemerintah, tenaga kesehatan, sekolah, dan keluarga harus hadir memberikan pendampingan terbaik,” tegasnya.

Ia pun mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus PDSKJI Cabang Sulawesi Tengah yang baru di lantik dan berharap kepengurusan periode 2025–2028 mampu menghadirkan terobosan dalam pelayanan kesehatan jiwa.

Turut hadir dalam pelantikan tersebut Ketua Umum Pengurus Pusat PDSKJI, dr. Agung Frijanto, bersama para dokter spesialis jiwa dan sejumlah pemangku kepentingan di bidang kesehatan.