dailykota.com TOLITOLI – Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah, Sry Nirwanti Bahasoan, mengingatkan seluruh kader PKK dan Posyandu di Tolitoli agar mewaspadai ancaman dunia digital yang bisa merusak ketahanan keluarga, seperti judi online, pinjaman ilegal, dan investasi bodong.
Pesan tersebut disampaikan saat silaturahmi dan koordinasi TP-PKK Provinsi dengan PKK Kabupaten Tolitoli, Jumat, 3 Oktober 2025. Menurutnya, kader PKK perlu memiliki literasi digital dan finansial agar mampu menjadi pelindung bagi keluarga di lingkungannya.
“Jangan mudah percaya pada janji keuntungan besar dan cepat. Pastikan semua aplikasi atau lembaga keuangan yang digunakan sudah terdaftar di OJK,” tegasnya.
Sry Nirwanti menilai, ancaman digital tidak hanya berdampak pada ekonomi keluarga, tetapi juga bisa memicu konflik sosial dan gangguan mental. Karena itu, kader PKK harus menjadi benteng utama dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.
Di akhir kegiatan, ia mengajak seluruh kader PKK untuk terus bersinergi mendukung program 9 Berani yang digagas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya dalam memperkuat kesejahteraan keluarga dan menyiapkan Generasi Emas 2045.