DAILYKOTA – PALU, Seni, musik, dan identitas lokal Tentena kini bertemu dalam satu medium. Kaos. Kolaborasi Banua Cloth x Guritan Kabudul resmi diluncurkan untuk membawa karya kreator daerah ke panggung yang lebih luas.
Frontman Guritan Kabudul, Icong Pamona, menyebut kolaborasi ini bukan sekadar produk, melainkan ruang ekspresi bersama. “Banua Cloth x Guritan Kabudul adalah tentang kolaborasi seni dan musik yang menjadi salah satu media untuk menyuarakan suara dan karya anak daerah,” ujarnya.
Merchandise resmi ini digarap dengan desain eksklusif, memadukan sentuhan seni khas Tentena dengan semangat musik folk Guritan Kabudul. Bagi Banua Cloth, langkah ini menjadi awal perjalanan dalam menghadirkan karya lokal yang berdaya saing dan relevan dengan publik yang lebih luas.
“Kami percaya, setiap karya punya suara. Melalui kaos, suara itu bisa didengar lebih jauh,” kata perwakilan Icong usai tampil di LIK Bumi Roviega, Sabtu 23 Agustus 2025.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi pintu bagi brand lokal dan musisi daerah untuk bersama-sama mengangkat potensi kreatif Poso ke panggung yang lebih besar. ***