dailykota.com PALU – Anggota DPRD Kota Palu, Moh. Haekal Ishak, menggelar kegiatan penjaringan aspirasi masyarakat (reses) Caturwulan I Masa Persidangan 2026 di Jalan Sungai Balantak, Kelurahan Ujuna, Kecamatan Palu Barat, Senin, 2 Februari 2026.
Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah keluhan utama, terutama terkait penerangan jalan di bantaran sungai. Warga menyebutkan terdapat 31 tiang lampu di sepanjang lokasi tersebut, namun sebagian besar belum berfungsi optimal. Bahkan, empat tiang lampu terpaksa dimatikan oleh PLN karena mengalami gangguan setrum yang membahayakan.
Menanggapi hal itu, Haekal Ishak menegaskan pihaknya akan mengupayakan perbaikan secara bertahap, mengingat keterbatasan anggaran dan kewenangan teknis.
“Saya tidak menjanjikan semuanya bisa menyala sekaligus. Kita upayakan dulu secara bertahap, mungkin empat atau lima tiang lebih dulu,” ujar Haekal di hadapan warga.
Ia juga meminta peran aktif warga dan pengurus RT untuk mengajukan surat resmi kepada DPRD Kota Palu sebagai dasar tindak lanjut.
“Nanti silakan warga atau RT menyurat ke DPRD Kota. Dari surat itu, kami akan meneruskan ke dinas terkait agar bisa ditindaklanjuti,” jelasnya.
Selain persoalan lampu jalan, warga Kelurahan Ujuna juga menyuarakan kebutuhan pemberdayaan ekonomi, khususnya bagi pelaku usaha kecil. Mereka mengusulkan pembentukan koperasi simpan pinjam untuk membantu permodalan warga berpenghasilan rendah, terutama pedagang kecil.
Tak hanya itu, warga juga berharap adanya bantuan boks jualan guna menunjang aktivitas usaha mereka di lingkungan sekitar.
Haekal Ishak memastikan seluruh aspirasi yang di sampaikan akan di catat dan di perjuangkan sesuai mekanisme yang berlaku. Ia menegaskan bahwa kegiatan reses menjadi momentum penting bagi wakil rakyat untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat di daerah pemilihannya.
“Kami hadir untuk mendengar dan memperjuangkan aspirasi warga. Semua masukan ini akan kami bawa dan kawal di DPRD,” tutup Haekal. Hn