SOLO, DAILYKOTA – Peta Politik Dapil V Jawa Tengah menjelang Pemilu Legislatif 2029 diprediksi semakin memanas dengan masuknya Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep. Kaesang secara resmi menyatakan kesiapannya pada Juli 2026 untuk mengincar kursi DPR RI di dapil yang selama ini dikenal sebagai basis kuat PDIP dan ‘rumah‘ bagi Puan Maharani.
Berdasarkan data Pemilu 2024, PDIP masih mendominasi perolehan suara di Peta Politik Dapil V Jawa Tengah dengan total 774.282 suara partai. Ketua DPR RI Puan Maharani menjadi peraih suara caleg tertinggi dengan 297.366 suara, diikuti oleh Aria Bima dengan 115.123 suara. Dominasi PDIP ini menjadikan Peta Politik Dapil V Jawa Tengah sebagai ‘kandang banteng’ yang sulit ditembus.
Kehadiran Kaesang Pangarep melalui Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menambah dinamika baru dalam persaingan di Dapil V Jawa Tengah. Meski perolehan suara PSI pada Pemilu 2024 tercatat 134.249, Kaesang menargetkan peningkatan signifikan dengan fokus menggarap pemilih muda dan basis suara di Kota Solo. Strategi ini diharapkan mampu menggerus suara partai lain di Dapil V Jawa Tengah.
Partai-partai besar lainnya seperti Gerindra, Golkar, dan PKS juga tetap menjadi penantang serius dalam Peta Politik Dapil V Jawa Tengah. Gerindra berhasil mengumpulkan 302.492 suara partai dengan caleg Adik Sasongko meraih 142.405 suara pribadi. Sementara itu, Golkar memperoleh 335.804 suara partai dengan Singgih Januratmoko meraup 125.067 suara, dan PKS dengan 197.614 suara partai serta Abdul Kharis Almasyhari mengantongi 103.853 suara. Angka-angka ini menunjukkan bahwa Peta Politik Dapil V Jawa Tengah sangat kompetitif.
“Saya masih yakin Jawa Tengah kandang banteng. Siapa pun boleh nyalon, itu hak politik warga negara,” kata Ganjar Pranowo, Ketua DPP PDIP.
“Insya Allah saya akan membersamai seluruh kader, terkhusus di Solo. Target kita besar untuk 2029,” kata Kaesang Pangarep, Ketua Umum PSI.
“Dapil V Jawa Tengah adalah rumah saya. Saya percaya masyarakat tetap bersama PDIP,” kata Puan Maharani, Ketua DPR RI. *