dailykota.com PALU — Pelepasan peserta Program Berani Mudik Gratis oleh Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, Senin, 22 Desember 2025, tidak hanya menjadi agenda layanan transportasi publik, tetapi juga momentum penyampaian pesan kemanusiaan dan toleransi menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
Dalam sambutannya, Gubernur mengajak masyarakat, khususnya para pemudik, untuk merayakan Nataru secara sederhana dan penuh empati. Ia menekankan pentingnya menjaga rasa solidaritas terhadap saudara-saudara sebangsa yang tengah tertimpa bencana alam di sejumlah wilayah. Seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Perayaan Nataru hendaknya dijalani dengan kesederhanaan dan kepedulian. Di saat kita bersukacita, ada saudara-saudara kita yang sedang berduka,” ungkap Anwar Hafid.
Selain itu, Gubernur juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi yang aman dan kondusif, khususnya bagi umat Nasrani yang melaksanakan ibadah Natal.
Menurutnya, sikap saling menghormati merupakan fondasi penting dalam menjaga kerukunan dan moderasi beragama di Sulawesi Tengah.
Ia berharap Program Berani Mudik Gratis benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi sarana mempererat tali silaturahmi keluarga di momen akhir tahun.
“Semoga perjalanan para pemudik berjalan lancar, aman, dan membawa kebahagiaan saat berkumpul bersama keluarga di kampung halaman,” tutup Gubernur. */hn