dailykota.com PALU – Komisi B DPRD Kota Palu mendorong Pemerintah Kota Palu mempercepat pembangunan kembali Mall Tatura Palu yang hingga kini belum juga terealisasi.
Ketua Komisi B DPRD Palu, Rusman Ramli, menegaskan bahwa keberadaan Mall Tatura memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian daerah dan membuka lapangan kerja baru bagi warga.
“Pembangunan kembali Mall Tatura tentu akan menjadi penggerak ekonomi di Kota Palu. Kami di DPRD mendorong agar hal ini segera di realisasikan. Namun kewenangan penuh tetap berada di tangan Pemerintah Kota selaku pemegang saham,” ujar Rusman. Senin, 13 Oktober 2025.
Rusman menilai, jika pembangunan Mall Tatura kembali di lanjutkan, dampaknya akan signifikan bagi masyarakat. Terutama dalam hal penyerapan tenaga kerja dan peningkatan aktivitas ekonomi di sekitar kawasan tersebut.
“Kalau Mall Tatura beroperasi lagi, otomatis banyak lapangan kerja terbuka. Aktivitas perdagangan juga akan tumbuh kembali,” tambahnya.
Politisi Fraksi PKS itu juga menyoroti transparansi penggunaan dana klaim asuransi senilai Rp87 miliar yang sebelumnya di kucurkan untuk proses pembangunan. Ia meminta agar dana tersebut di evaluasi secara menyeluruh.
“Kami ingin tahu apakah nilai penggunaan dana itu sesuai dengan kondisi di lapangan. Proses evaluasinya akan di bahas lebih lanjut di Komisi C. Dan hasil akhirnya akan terlihat dari audit Badan Pemeriksa Keuangan atas pembangunan basement,” tegas Rusman.
DPRD Kota Palu sebelumnya telah beberapa kali menggelar rapat dengar pendapat dengan manajemen PT Citra Nuansa Elok (CNE) selaku pengelola Mall Tatura dan Pemerintah Kota Palu. Namun, hingga kini pembahasan belum mencapai titik kesepakatan.
Di ketahui, Mall Tatura Palu yang menjadi ikon perdagangan dan perbelanjaan di ibu kota Sulawesi Tengah (Sulteng) itu mengalami kerusakan parah akibat gempa bumi 28 September 2018. Pembangunan sempat di mulai, tetapi kemudian terhenti tanpa kejelasan. ***