dailykota.com PALU – Dalam rangka memperingati (IWD) 2025, Lembaga Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH APIK ) menggelar kampanye bersama orang muda dengan tema “Suara Anak Muda, Aksi Nyata: Mendorong yang Setara”. Rabu, 19 Maret 2025.

ini bertujuan untuk membangun kesadaran dan meningkatkan keterlibatan anak muda. Dalam menciptakan lingkungan yang lebih setara dan bebas dari kekerasan berbasis gender dan seksual (KBGS). Serta kekerasan berbasis gender online (KBGO).

Menggerakkan Perubahan Bersama Orang Muda, kampanye ini terselenggara atas dukungan (YGSI) melalui (Gen-G).

ini bertujuan untuk mengatasi kekerasan berbasis gender dan seksual dengan meningkatkan partisipasi orang muda. Serta dukungan publik mendorong perubahan kebijakan, dan memperkuat resiliensi organisasi mitra.

Sebagai bagian dari kampanye, LBH APIK Sulawesi Tengah mengajak berbagai organisasi dan komunitas orang muda di Kota Palu untuk berkontribusi dalam upaya menciptakan ruang aman bagi semua. Terutama perempuan, anak dan kelompok rentan lainnya.

Berdasarkan tema kegiatan yang yang di usung dan tema global IWD 2025, “Accelerate Action” atau “Percepat Aksi”. Kegiatan ini berfokus pada identifikasi kondisi perempuan dalam skala luas maupun di tingkat organisasi dan komunitas dampingan.

Peserta kegiatan di ajak untuk pengalaman terkait situasi perempuan di organisasi/komunitas masing-masing kemudian apa saja upaya pencegahan dan penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan yang telah mereka lakukan.

Setelah itu, kemudian di susun aksi advokasi kolaboratif yang bertujuan memperkuat perlindungan perempuan. Serta kelompok rentan lainya di Kota Palu dan wilayah Sulawesi Tengah secara lebih luas.

Pendekatan Interseksional dalam Perlindungan Hak, selain berfokus pada perlindungan perempuan, LBH APIK Sulawesi Tengah dalam -kerja pendampingannya juga menerapkan pendekatan interseksionalitas.

Pendekatan ini memastikan bahwa perlindungan tidak hanya di berikan kepada perempuan. Tetapi juga kepada anak dan kelompok rentan lainnya yang berisiko mengalami kekerasan akibat ketidakadilan gender.

Dengan adanya kegiatan kampanye ini, di harapkan semakin banyak orang muda yang terlibat aktif dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan berbasis gender. Serta turut serta dalam membangun Kota Palu yang lebih inklusif dan setara bagi semua. *