dailykota.com PALU – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosantik) Sulawesi Tengah (Sulteng), Wahyu Agus Pratama, mengajak mahasiswa mengambil peran dalam mempercepat transformasi digital pemerintahan guna mewujudkan pelayanan publik yang lebih modern, transparan, dan mudah diakses masyarakat.
Pesan tersebut di sampaikan Wahyu saat menjadi narasumber dalam Program Pengalaman Lapangan (PPL) mahasiswa Jurusan Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako, yang berlangsung di Aula FISIP Untad, Jumat, 22 Mei 2026.
Di hadapan dosen dan mahasiswa peserta PPL, Wahyu membawakan materi bertajuk “Pemerintahan Digital: Transformasi Menuju Layanan Publik Modern dan Inklusif.”
Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa digitalisasi kini menjadi kebutuhan mendasar bagi pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, pemanfaatan teknologi informasi mampu mempercepat proses layanan, memperkuat transparansi, serta membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat terhadap informasi publik.
“Digitalisasi pemerintahan bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Pemerintah harus mampu menghadirkan layanan yang cepat, mudah di akses, transparan, dan inklusif,” kata Wahyu.
Ia menjelaskan, transformasi digital juga menjadi instrumen penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di era teknologi.
Karena itu, Wahyu mendorong mahasiswa agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi motor penggerak perubahan yang mampu melahirkan berbagai inovasi di sektor pelayanan publik.
“Mahasiswa harus menjadi agen perubahan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu menghadirkan solusi inovatif untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Wahyu, generasi muda memiliki posisi strategis dalam mendukung percepatan transformasi digital, baik di lingkungan pemerintahan maupun di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa di harapkan memahami tantangan dan peluang penerapan pemerintahan digital sekaligus memperoleh gambaran nyata tentang implementasi teknologi dalam tata kelola pemerintahan modern.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas berbagai isu terkait digitalisasi layanan publik, keterbukaan informasi, hingga perkembangan transformasi digital di Sulawesi Tengah.
Pihak FISIP Untad mengapresiasi kehadiran Wahyu Agus Pratama karena di nilai memberikan wawasan dan pengalaman praktis kepada mahasiswa mengenai arah pembangunan pemerintahan digital di masa depan.