dailykota.com PALU – Kepemimpinan di dinilai sukses besar. Keberhasilannya tercermin dari hasil pemilu legislatif, pilkada, hingga pilpres yang turut memenangkan pasangan Prabowo–Gibran di wilayah ini.

Penilaian itu disampaikan Ketua DPD Kosgoro Sulteng, Mohamad Irwan Lapatta, saat ditemui di kediamannya, Kamis, 8 Mei 2025. Menurut Irwan, meskipun aturan di Partai membatasi masa jabatan ketua hanya dua periode, ada peluang untuk kembali mencalonkan jika disertai diskresi dari Ketua Umum DPP Partai Golkar. Diskresi itu sepenuhnya menjadi kewenangan Ketua Umum, ujarnya.

Irwan menilai, capaian Arus selama lima tahun terakhir menunjukkan bahwa ia masih layak diberi amanah untuk memimpin . Dalam Pilkada serentak Desember lalu, Golkar berhasil memenangkan sembilan pasangan bupati/ di seluruh Sulteng. “Itu bukti Arus mampu menavigasi kader-kader partai dengan baik,” kata mantan Bupati Sigi itu.

Di Pemilu legislatif, Golkar juga berhasil merebut kembali kursi Ketua yang sempat lepas ke Partai pada 2019. Tak hanya itu, Golkar Sulteng juga mengirim dua kadernya ke Senayan: Muhidin dan Beniyanto Tamoreka, dengan perolehan suara signifikan.

“Terakhir kali Golkar Sulteng mengirim dua wakil ke DPR RI itu saat Aminuddin Ponulele memimpin. Kini, Arus berhasil mengulang capaian itu,” tegas Irwan.

Soal kemungkinan menghambat regenerasi, Irwan yang juga disebut-sebut sebagai kandidat ketua, menepis anggapan tersebut. Ia justru menilai Arus layak diberi satu periode lagi untuk mempersiapkan kader baru yang potensial. “Saat ini belum ada kader yang setara dalam hal pengalaman, jejaring, dan kemampuan menakhodai partai sebesar Golkar. Arus punya semuanya,” katanya.

Ditanya soal peluang dirinya maju, Irwan merendah. “Jangan tanya saya. Saya ini kan mendukung Pak Arus mencalonkan kembali,” ujarnya sambil tersenyum.

Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulteng dijadwalkan digelar dalam waktu dekat, menyusul berakhirnya masa kepemimpinan Arus Abdul Karim pada Februari lalu. Ketua Golkar , Muhlis Aca, menyebut jadwal Musda masih menunggu waktu luang dari Ketua Umum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia. ***