dailykota.com Sulawesi Tengah Anwar Hafid meresmikan pengembangan dan pelebaran ruas jalan Boladangko–Banggaiba di , Kamis, 2 2026. Proyek ini menjadi bagian dari strategis . Di fokuskan pada peningkatan infrastruktur dan konektivitas wilayah, khususnya di daerah pedesaan.

Peresmian yang di pusatkan di Lapangan Desa Lonca tersebut menandai di mulainya pembangunan akses jalan yang selama ini menjadi jalur vital masyarakat, namun masih terbatas dari sisi kapasitas dan kualitas.

Dalam keterangannya, Gubernur mengungkapkan bahwa proyek ini akan membangun dan melebarkan jalan sepanjang 60 kilometer dengan lebar mencapai 10 meter. Pengerjaan di lakukan melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan pihak swasta, yakni PT Anugerah Lestari Power melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

“Alhamdulillah, melalui dukungan akan di bangun jalan sepanjang 60 kilometer dengan lebar 10 meter,” ujar Anwar Hafid.

Gubernur menegaskan, peningkatan kualitas infrastruktur jalan tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga membuka peluang baru di wilayah Sigi dan sekitarnya.

Menurutnya, akses jalan yang lebih baik akan mempercepat distribusi barang dan jasa, sekaligus mendorong tumbuhnya sektor usaha dan lapangan .

“Kalau jalan semakin baik dan lebar, mobilitas masyarakat lancar, ekonomi bergerak, dan peluang kerja terbuka lebih luas,” jelasnya.

menargetkan proyek ini selesai dalam waktu sekitar 1,5 tahun. Dengan demikian, pada 2027 masyarakat sudah dapat menikmati akses jalan yang lebih representatif dan aman.

“InsyaAllah 2027 nanti jalur darat ke Banggaiba sudah bisa di lalui dengan lebih baik,” tambahnya.

Pengembangan ruas jalan Boladangko–Banggaiba menjadi langkah konkret Pemprov Sulawesi Tengah dalam mendorong pemerataan pembangunan, terutama di wilayah terpencil. Program BERANI Lancar sendiri merupakan salah satu prioritas daerah dalam memperkuat konektivitas antarwilayah.

“Ini komitmen pemerintah agar masyarakat benar-benar merasakan manfaat pembangunan, khususnya dari sisi infrastruktur,” tegas Anwar.

Dengan adanya proyek ini, di harapkan konektivitas antar desa di Kabupaten Sigi semakin terbuka. Sehingga mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. */hn