dailykota.com TOLITOLI – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, M.Si, yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Sulteng, menghadiri rapat bersama jajaran pengurus dan anggota Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kabupaten Tolitoli, Jumat, 3 Oktober 2025.
Pertemuan yang berlangsung di Gedung Kwarcab Pramuka Tolitoli, Jalan Ladapi, dihadiri pula unsur Forkopimda Tolitoli, Sekretaris Daerah Kabupaten Tolitoli Moh. Asrul Bantilan yang mewakili bupati, serta Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Tolitoli Moh. Besar Bantilan bersama jajaran pengurus.
Dalam arahannya, Gubernur Anwar Hafid menegaskan pentingnya peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter generasi muda. Ia menyebut, nilai-nilai kemandirian, kedisiplinan, dan semangat kebersamaan yang diajarkan dalam gerakan Pramuka merupakan fondasi kuat dalam membangun sumber daya manusia berkualitas.
“Pramuka berperan penting dalam membentuk karakter dan keterampilan peserta didik. Capaian ini harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pendidikan,” ujar Gubernur Anwar.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tolitoli atas dukungannya terhadap keberlanjutan gerakan Pramuka di daerah. Gubernur menilai, eksistensi Pramuka sangat relevan dengan semangat membangun generasi muda yang tangguh dan berintegritas.
Selain itu, Gubernur Anwar mengungkapkan komitmen Pemprov Sulteng untuk terus memperkuat gerakan Pramuka. Salah satunya melalui dukungan terhadap pelaksanaan Jambore Pramuka tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang akan digelar di Tolitoli pada 2026.
“Pemerintah provinsi juga tengah memprioritaskan pembangunan bumi perkemahan sebagai sarana penting untuk kegiatan kepanduan,” tambahnya.
Menurutnya, Pramuka telah terbukti menjadi garda terdepan dalam membangun kepedulian sosial dan menanamkan semangat kebangsaan di kalangan pelajar.
“Kiprah Pramuka tidak bisa diragukan lagi. Gerakan ini telah teruji membantu masyarakat dalam berbagai keadaan,” tutupnya.