dailykota.com PALU – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kegiatan yang digelar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah (Sulteng), Sabtu, 7 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kafe Tanaris, Kota Palu ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antar dokter sekaligus memperkuat solidaritas profesi di Sulawesi Tengah.

, . Reny A. Lamadjido, yang juga menjabat Ketua IDI Sulawesi Tengah, turut hadir bersama para dokter dari berbagai fasilitas layanan di daerah tersebut.

Dalam kesempatan itu, Reny Lamadjido menegaskan bahwa kegiatan bersama bukan sekadar agenda Ramadan, tetapi juga menjadi ruang memperkuat kebersamaan dan komunikasi antar sesama dokter yang tergabung dalam organisasi profesi .

Menurutnya, silaturahmi yang terjaga akan memperkuat kekompakan para tenaga medis dalam menjalankan tugas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Momentum buka puasa bersama ini menjadi cara kita menjaga silaturahmi dan mempererat kebersamaan di antara para dokter. Dengan solidaritas yang kuat, semangat pengabdian kepada masyarakat juga akan semakin meningkat,” ujarnya.

Selain itu, Wakil Reny Lamadjido juga mendorong peran aktif IDI dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Sulawesi Tengah, salah satunya melalui percepatan digitalisasi data sakit.

Ia menilai digitalisasi sistem kesehatan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi pelayanan pasien sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap .

“Digitalisasi data rumah sakit sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Kami berharap IDI dapat berperan aktif mendorong inovasi dan penguatan sistem layanan kesehatan di daerah,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Reny Lamadjido berharap para dokter di Sulawesi Tengah tetap menjaga kekompakan serta terus bersemangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Semoga para dokter tetap kompak dan terus semangat dalam melayani pasien,” harapnya.