dailykota.com – Perjuangan H. Anwar Hafid untuk meningkatkan status Palu akhirnya membuahkan hasil. Menteri Perhubungan secara resmi menetapkan bandara kebanggaan warga ini menjadi bandara internasional melalui SK Menhub Nomor KM 37 Tahun 2025 dan KM 38 Tahun 2025, tertanggal 8 Agustus 2025.

Kabar gembira tersebut terkonfirmasi lewat salinan surat dari Sekretaris Jenderal Kemenhub, Dr. Capt. Antoni Arif Priadi, yang beredar di grup WhatsApp pada Minggu malam (10/8/2025). Dalam surat itu disebutkan, penetapan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan pengembangan kawasan ekonomi khusus melalui pembukaan sejumlah bandara domestik untuk melayani .

Bandara Mutiara Sis Al Jufri masuk dalam daftar 36 bandara yang kini berstatus internasional. Dengan status baru ini, pemerintah pusat meminta dukungan instansi terkait untuk memastikan tersedianya layanan kepabeanan, keimigrasian, dan kekarantinaan. Guna mendukung penerbangan langsung dari dan ke luar negeri.

menyambut penetapan ini dengan rasa syukur. Ia yakin peningkatan status bandara akan berdampak besar bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

“Alhamdulillah, perjuangan kita membuahkan hasil. Terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, Wapres Rakabuming Raka, Menhub Dudy Purwagandhi, dan semua pihak yang telah mendukung peningkatan status Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu,” ujar Anwar.

Menurut Anwar, status internasional akan membuka peluang lebih besar bagi masuknya wisatawan mancanegara, meningkatkan investasi. Serta memperkuat posisi Sulteng sebagai pintu gerbang kawasan timur Indonesia.

Dukungan juga datang dari politisi Sulteng, Iddrus Hadaddo. Ia menilai status baru bandara akan memberikan manfaat strategis, termasuk sebagai embarkasi dan umrah bagi jemaah dari dan Sulawesi Barat.

“Dengan status internasional, Bandara ini bisa melayani keberangkatan haji dan umrah langsung dari Sulteng. Sekaligus menjadi pusat layanan bagi daerah tetangga,” ungkap Iddrus.

Penetapan Bandara Mutiara Sis Al Jufri sebagai bandara internasional menjadi langkah penting dalam memperkuat konektivitas Sulteng dengan dunia. Pemerintah daerah optimistis, status ini akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.