dailykota.com TOLITOLI – Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Tolitoli, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk memperkuat sektor pendidikan sebagai pondasi utama pembangunan daerah. Hal tersebut di ungkapkan saat menghadiri rapat bersama jajaran pengurus dan anggota Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kabupaten Tolitoli, Jumat, 3 Oktober 2025.
Melalui program unggulan BERANI Cerdas, Pemprov Sulteng memastikan seluruh siswa SMA, SMK, dan SLB di daerah ini tidak perlu lagi mengkhawatirkan biaya pendidikan, termasuk biaya praktik kerja lapangan dan uji kompetensi di SMK.
“Pendidikan adalah kunci kemajuan bangsa. Karena itu, tidak boleh ada anak di Sulawesi Tengah yang putus sekolah hanya karena persoalan biaya,” tegas Anwar Hafid.
Gubernur juga menuturkan bahwa Pemprov telah menyiapkan anggaran beasiswa dari APBD untuk membantu masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi, termasuk jurusan kedokteran.
“Kita sudah menyiapkan anggaran pendidikan dari APBD. Diperkirakan lima tahun ke depan, sekitar 250.000 penerima manfaat akan merasakan program ini,” ungkapnya.
Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dilepaskan dari kualitas sumber daya manusia (SDM). Karena itu, peningkatan pendidikan menjadi langkah strategis untuk mencetak generasi muda yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global.
“Kualitas pendidikan akan menentukan keberhasilan suatu bangsa. Dengan pendidikan yang baik, generasi muda akan tumbuh menjadi manusia unggul dan berdaya saing,” ujarnya.
Melalui sinergi antara program BERANI Cerdas dan penguatan gerakan Pramuka, Gubernur Anwar optimistis Sulawesi Tengah mampu melahirkan generasi tangguh yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter dan berjiwa sosial tinggi. *