dailykota.com PALU – Anggota DPRD Kota Palu, Abdurrahim Nasar Al’Amri, menyerap aspirasi masyarakat dalam agenda Reses Caturwulan I Masa Persidangan Tahun 2025 yang di gelar Selasa malam, 15 Maret 2025, di Jalan Pimpilodo Lorong 1, Kelurahan Lere.
Kegiatan ini turut di hadiri Lurah Lere, Muh. Fahmi, serta perwakilan dari Dinas UMKM dan Koperasi, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perumahan dan Permukiman, serta Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Palu.
Dalam dialog terbuka itu, warga menyampaikan keluhan utama mereka terkait jalur drainase yang belum menjangkau kawasan Lorong 1. Kondisi tersebut membuat air hujan sering menggenang di depan rumah-rumah warga, menimbulkan ketidaknyamanan dan potensi penyakit.
Selain drainase, warga juga menyoroti persoalan pengelolaan sampah. Mereka berharap adanya armada pengangkut sampah yang bisa masuk hingga ke dalam lorong. Selama ini, mereka hanya mengandalkan pembakaran sampah sebagai solusi, meski setiap bulan tetap membayar iuran kebersihan.
Menanggapi aspirasi tersebut, Politisi Demokrat, Abdurrahim atau yang akrab di sapa Wim, berjanji akan mengawal dan menyuarakan langsung permasalahan itu ke instansi terkait.
“Saya akan perjuangkan agar jalur drainase di perpanjang sampai ke Lorong 1 dan armada sampah bisa masuk ke wilayah ini. Ini masalah dasar yang harus segera di atasi,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, sejumlah warga juga mengusulkan bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM. Menanggapi hal itu, Wim meminta warga untuk membuat proposal usaha dan menyerahkannya kepada dirinya untuk di teruskan ke Dinas UMKM.
“Untuk bantuan modal, yang penting sudah punya NIB (Nomor Induk Berusaha). Silakan ke Dinas UMKM, mereka siap membantu proses pengurusannya secara gratis,” ujar Wim memberi arahan.
Terkait permintaan bantuan tenda untuk kegiatan masyarakat, Wim menjelaskan bahwa saat ini pihaknya hanya dapat mengakomodir lima petak tenda dan 140 kursi untuk warga Kelurahan Lere. Fasilitas tersebut bisa di gunakan secara gratis oleh warga secara bergantian, baik untuk keperluan hajatan maupun duka.
“InsyaAllah saya akan terus upayakan tambahan bantuan tenda. Tapi untuk sementara ini, mari manfaatkan yang ada dulu. Setidaknya ini bisa meringankan beban biaya jika ada acara,” ucapnya.
Usai berdialog, Wim bersama warga langsung meninjau lokasi drainase yang dikeluhkan. Ia memastikan akan segera menyampaikan laporan tersebut ke dinas teknis untuk ditindaklanjuti. hn