dailykota.com TOLITOLI – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Sulawesi Tengah terus mendorong penguatan peran Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di era digital. Upaya ini di wujudkan melalui kegiatan bertema “Berani KIM dalam Era Digitalisasi” yang di gelar di Aula Kantor Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Sabtu, 4 Oktober 2025.
Kegiatan ini di hadiri Plt. Kepala Diskominfosantik Provinsi Sulawesi Tengah, Camat Baolan Andi Irmayanti Azis, serta perwakilan Dinas Kominfo Kabupaten Tolitoli. Turut hadir pula tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan pengurus KIM se-Kecamatan Baolan.
Dalam sambutannya, Camat Baolan Andi Irmayanti Azis mengapresiasi langkah Diskominfosantik Sulteng yang terus memberdayakan KIM sebagai ujung tombak penyebaran informasi publik di tingkat masyarakat.
“Kegiatan ini sangat penting untuk memperkuat kapasitas para pengurus KIM agar mampu menyampaikan informasi yang benar dan membangun. Saya berharap semangat kolaborasi ini terus di jaga agar literasi digital masyarakat semakin meningkat,” ujar Irmayanti.
Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Kominfo Tolitoli, Fachmi, yang secara resmi membuka kegiatan, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun ekosistem informasi yang sehat.
“Melalui wadah KIM, kita bisa memperkuat literasi digital masyarakat dan memastikan informasi publik yang disebarkan tetap akurat, positif, dan berdampak bagi pembangunan daerah,” tuturnya.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program strategis Diskominfosantik Provinsi Sulawesi Tengah dalam memperkuat peran KIM sebagai mitra pemerintah daerah di bidang komunikasi publik. Selain memperluas literasi digital, kegiatan ini juga bertujuan mendorong kreativitas dan inovasi KIM dalam mengelola informasi berbasis digital.
Dengan adanya pelatihan ini, KIM Kecamatan Baolan di harapkan mampu menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengelola informasi publik secara efektif dan menjadi garda terdepan dalam melawan disinformasi di era transformasi digital. */hn