dailykota.com MOROWALI UTARA Sulawesi Tengah, , menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 Kabupaten Morowali Utara di Lapangan Kantor Utara, Kamis, 23 2025).

Perayaan tahun ini mengusung tema “Bersatu dalam Harmoni”, yang menjadi momentum refleksi atas capaian pembangunan dan ajakan memperkuat kolaborasi menuju kemajuan daerah berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Anwar bertindak sebagai inspektur upacara, sementara Yanberkat Harami di percaya sebagai komandan upacara.

Upacara di hadiri oleh Anggota DPD RI Dapil Sulawesi Tengah, Pangdam XXIII/Palaka Wira Parluhutan Sianipar, Ketua TP PKK Provinsi Sulteng Ir. Hj. Sry Nirwanti Bahasoan, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XXIII/Palaka Wira Dewi Binsar Sianipar, Syarifuddin Hafid, para bupati se-Sulawesi Tengah, serta unsur Forkopimda dan TNI/Polri.

Dalam amanatnya, Gubernur Anwar menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kemajuan pesat Morowali Utara selama 12 tahun terakhir. Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja keras pemerintah daerah dan dukungan penuh masyarakat.

“Saya bahagia melihat Morowali Utara terus tumbuh dan rakyatnya semakin sejahtera. Namun, pertumbuhan yang cepat harus di sertai pemerataan dan keberlanjutan,” ujar Anwar.

Anwar juga memaparkan sejumlah capaian penting daerah tersebut. Indeks Pembangunan Manusia () Morowali Utara pada mencapai 71,64 persen, meningkat dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi daerah pun tercatat tinggi, yakni 27,30 persen pada 2023 dan tetap stabil di 14,03 persen pada 2024.

Sementara tingkat menurun dari 12,85 persen (2023) menjadi 10,38 persen (2025), dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun hingga 2,38 persen.

Gubernur menegaskan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berkomitmen terus mendukung kabupaten/kota melalui Program 9 BERANI, dengan fokus pada pembangunan sumber daya manusia unggul serta pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

“Kami bersama para bupati akan memperkuat pengawasan terhadap pengelolaan lingkungan. Laut tidak boleh lagi kuning, sungai-sungai tidak boleh lagi tercemar,” tegasnya sambil mendorong penerapan industri hijau dan pengelolaan limbah yang bertanggung jawab.

Anwar juga mengapresiasi program Rp 1 miliar per desa yang di jalankan Pemerintah Kabupaten Morowali Utara karena di nilai efektif mendorong pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.

Selain itu, telah mengalokasikan anggaran untuk beberapa proyek strategis, di antaranya pembangunan jalan Beteleme–Nuha, Tomata–Papetomata, dan Gandaganda–Towi. Sementara jalan Tamainusi–Baturube di rencanakan masuk dalam program tahun 2026.

“Saya juga sudah berkoordinasi dengan BPJN agar segera memprioritaskan perbaikan jalan nasional di ruas Tompira–Bungku, mengingat kawasan itu merupakan wilayah penghasil pajak penting,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Gubernur mengajak seluruh masyarakat menjadikan HUT ke-12 Morowali Utara sebagai momentum memperkuat semangat kebersamaan dan sinergi membangun daerah.

“Dengan kerja sama antara pemerintah, DPRD, swasta, dan masyarakat, saya yakin Morowali Utara akan melompat lebih tinggi menjadi kabupaten yang maju, mandiri, sejahtera, dan berbudaya,” pungkasnya.