dailykota.com MOUTONG – Hujan deras yang mengguyur wilayah , Sulawesi Tengah, pada Kamis, 13 Maret 2025, menyebabkan Sungai Palasa meluap dan merendam permukiman warga di dan , Kecamatan Palasa.

Puluhan rumah rusak, beberapa hanyut terbawa arus, sementara warga terpaksa mengungsi ke daerah lebih tinggi.

Menurut laporan BPBD Provinsi Sulteng, Akris Fattah Yunus, mulai melanda sekitar pukul 19.00 WITA. Hingga kini, air masih menggenangi permukiman, meskipun hujan telah reda.

Berikut data sementara dampak banjir di dua desa terdampak. Desa Ogoansam, 50 kepala keluarga terdampak, 50 rumah terendam, 30 di antaranya mengalami rusak berat, 50 KK mengungsi.

Desa Bambasiang terdiri 6 rumah terdampak, 4 rumah hanyut terbawa arus, Data pengungsi masih dalam pendataan. Meski tidak ada laporan korban jiwa, warga yang kehilangan tempat tinggal kini membutuhkan mendesak, terutama tanggap darurat.

Hingga berita ini tayanhkan, kondisi di lokasi masih sulit di akses. Jalan penghubung antara Desa Ogoansam dan Desa Bambasiang terputus, mempersulit upaya evakuasi dan distribusi bantuan. Sebagian warga memilih mengungsi ke daerah lebih tinggi untuk menghindari kemungkinan banjir susulan.

Pemerintah dan aparat terkait langsung bergerak cepat menangani dampak banjir. Beberapa langkah yang telah di lakukan, Tim BPBD melakukan assessment di lokasi, Koordinasi dengan aparat desa dan pihak terkait untuk penanganan darurat. Serta Pemantauan kondisi cuaca guna mencegah dampak lebih luas.

terus memantau perkembangan dan berkoordinasi dengan BNPB serta instansi terkait untuk percepatan bantuan. Warga yang terdampak di imbau tetap waspada, terutama jika hujan kembali turun.

Saat ini, kebutuhan mendesak yang harus segera di penuhi meliputi, Logistik tanggap darurat (makanan, , selimut, pakaian), Evakuasi bagi warga yang masih terisolasi, Perbaikan akses jalan untuk memperlancar distribusi bantuan, Pemerintah setempat mengimbau masyarakat dan pihak terkait untuk segera menyalurkan bantuan bagi korban terdampak. Situasi di lokasi masih dinamis, dan tim darurat terus bekerja untuk memastikan keselamatan warga.

Sumber: BPBD Parigi Moutong, Aparat Desa Ogoansam dan Bambasiang, TRC dan PUSDALOPS BPBD Sulteng