dailykota.com PALU – Wali , , meninjau kawasan pada Sabtu malam, 8 2025. Di dampingi jajaran Organisasi Perangkat Daerah (), camat, dan tokoh masyarakat, ia menegaskan komitmen pemerintah untuk mengembangkan Kalikoa menjadi destinasi kuliner unggulan di Kota Palu.

Pemerintah berencana melakukan revitalisasi bertahap agar Kalikoa semakin menarik bagi wisatawan. Salah satu upaya awal adalah penyediaan tenda buka-tutup, sehingga kawasan kuliner ini tetap bisa beroperasi sepanjang hari, baik siang maupun malam.

“Saya sudah meminta dinas terkait untuk menyiapkan tenda buka-tutup agar tempat ini bisa di nikmati kapan saja, tidak hanya di malam hari,” ujar Hadianto.

Hadianto juga mendorong para di Kalikoa untuk lebih kreatif dalam menyajikan menu dan mengembangkan strategi pemasaran. Ia menegaskan bahwa pemerintah siap memberikan pendampingan agar bisnis kuliner di kawasan ini semakin maju.

“Masyarakat selalu mencari hal baru. Maka dari itu, pelaku usaha harus terus berinovasi dalam menu dan konsep. Jika perkembangan Kalikoa semakin baik, pemerintah akan mempertimbangkan revitalisasi lebih lanjut,” katanya.

Tak hanya fasilitas kuliner, pemerintah juga berencana menghubungkan Kalikoa dengan kawasan sekitarnya melalui pembangunan . Langkah ini di harapkan bisa meningkatkan daya tarik kawasan dan memperkuat posisinya sebagai ikon kuliner Kota Palu.

“Kami sedang mengkaji pembangunan gantung agar Kalikoa lebih terintegrasi dengan wilayah sekitar. Konsep ini juga bisa di kembangkan di lokasi lain agar Palu memiliki lebih banyak destinasi menarik,” jelasnya.

Selain membahas pengembangan Kalikoa, Hadianto juga mengingatkan masyarakat, khususnya anak muda, untuk menjaga keamanan dan ketertiban di kota. Ia menyoroti meningkatnya aksi kekerasan dan meminta generasi muda untuk fokus pada hal-hal positif.

“Kita ingin Palu berkembang menjadi kota maju. Jangan habiskan energi untuk konflik yang merugikan. Lebih baik berpikir bagaimana kita bisa tumbuh bersama,” pesannya.

Untuk memastikan perkembangan kawasan ini berjalan sesuai rencana, pemerintah akan melibatkan inkubator bisnis guna membimbing pelaku usaha dalam menciptakan baru.

“Saya minta inkubator bisnis ikut mengawal perkembangan Kalikoa, memastikan inovasi terus berjalan, sehingga kawasan ini semakin menarik,” tutupnya.

Dengan berbagai langkah strategis ini, Kalikoa di harapkan menjadi pusat kuliner modern yang tidak hanya menarik wisatawan lokal, tetapi juga menjadi daya tarik utama bagi pengunjung dari luar Kota Palu.

Sebelumnya di kawasa kuliner ini, banyak pelaku usaha sudah tidak lagi berjualan. Mereka memilih menutup lapak, di karenakan kurangnya pengunjung. hn/gd