dailykota.com – Ajang “Networking of Tenun Central Sulawesi” di menjadi momentum besar bagi para penenun Donggala untuk melangkah ke tingkat internasional. Acara ini menghadirkan /CEO Eco Fashion Week Australia (EFWA), Dr. Zulhal Bupan Mils, tokoh global yang fokus pada fesyen berkelanjutan.

menyambut hangat kehadiran Dr. Zulhal yang dinilai membuka peluang kolaborasi kreatif antara penenun Donggala dengan desainer dan lembaga internasional.

“Beliau datang dari jauh untuk membantu mengangkat warisan budaya nasional ini,” kata Gubernur. Selasa, 9 Desember 2025.

Dr. Zulhal menyampaikan apresiasi kepada Pemda Donggala, masyarakat Towale, dan para desainer lokal yang menampilkan karya pada fashion show. Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas negara penting untuk membawa kerajinan serat alami ke dunia.

“Tujuan kami adalah menginspirasi komunitas lokal dan membuka kesempatan bagi desainer serta model muda untuk berkembang,” ujarnya.

Dalam kegiatan yang di ikuti 223 penenun ini, Gubernur Anwar juga memastikan dukungan langsung bagi pengembangan industri tenun. Pemerintah akan memberikan modal sebesar Rp5 juta kepada setiap penenun mulai tahun 2026.

Ia mendorong inovasi motif yang lebih sederhana dan di minati generasi muda sehingga Tenun Donggala dapat bersaing di pasar modern.

Acara turut di hadiri Donggala, Kepala Dinas , pemerintah desa, penenun, serta desainer lokal yang memamerkan karya terbaru mereka. ***