dailykota.com PALU – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur dr. Reny Lamadjido memilih menutup tahun 2025 dengan dzikir dan doa bersama masyarakat. Kegiatan religius tersebut di kemas dalam Tabligh Akbar yang di gelar di Masjid Raya Baitul Khairaat Palu. Rabu, 31 Desember 2025.
Ribuan jamaah memadati masjid terbesar di Sulawesi Tengah itu, menciptakan suasana khusyuk dan penuh kebersamaan. Hadir sebagai penceramah, Ustadz Ruslan Demanto, di dampingi sejumlah tokoh daerah, di antaranya Gubernur Sulteng ke-2 Bandjela Paliudju, Sekretaris Daerah Novalina, unsur Forkopimda, tokoh agama, serta berbagai elemen masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid mengungkapkan bahwa sebelum menghadiri Tabligh Akbar, dirinya bersama Kapolda Sulawesi Tengah terlebih dahulu meninjau situasi keamanan di Kota Palu. Ia bersyukur karena kondisi kota relatif aman dan kondusif menjelang pergantian tahun.
“Alhamdulillah, situasi kota tenang. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat semakin baik, memilih cara yang lebih bermakna dalam menyambut tahun baru,” kata Anwar Hafid.
Ia menyebut, dzikir dan doa bersama ini menjadi wujud ajakan pemerintah agar pergantian tahun di maknai sebagai momentum refleksi dan penguatan spiritual, bukan sekadar euforia.