dailykota.com PALU – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido menyambut langsung kedatangan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, di Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri Palu, Senin, 29 Desember 2025. Penyambutan berlangsung hangat dan sarat nuansa kearifan lokal.
Menteri Kebudayaan RI tiba di Palu sekitar pukul 06.11 WITA menggunakan penerbangan komersial. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memberikan sambutan kehormatan sebagai tanda penghargaan atas kunjungan kerja pejabat negara di Bumi Tadulako.
Prosesi penyambutan diawali dengan pemasangan Siga, penutup kepala tradisional khas Sulawesi Tengah, kepada Menteri Fadli Zon. Tradisi tersebut melambangkan penerimaan dan penghormatan kepada tamu agung. Selain itu, seluruh anggota rombongan turut dikenakan sarung khas Donggala sebagai simbol kekayaan budaya dan keramahan masyarakat Sulawesi Tengah.
Gubernur Anwar Hafid menyampaikan bahwa kunjungan Menteri Kebudayaan RI menjadi momentum penting untuk memperkuat perhatian pemerintah pusat terhadap pelestarian budaya dan warisan sejarah di Sulawesi Tengah.
Penyambutan turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Mahfud Masuara, Kepala Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Prasetiyohadi, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah Andi Kamal Lembah, Kepala Badan Kesbangpol Arfan, unsur Forkopimda, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Selama berada di Sulawesi Tengah, Menteri Kebudayaan RI dijadwalkan melaksanakan kunjungan kerja selama tiga hari, mulai 29 hingga 31 Desember 2025. Salah satu agenda utama adalah kunjungan ke Situs Megalitikum Lore Lindu, sekaligus peresmian pembangunan laboratorium, fasilitas penyimpanan artefak (storage), serta pusat informasi Kawasan Lore Lindu.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam upaya pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan warisan budaya Sulawesi Tengah sebagai aset sejarah dan pariwisata berkelanjutan. ***