dailykota.com PALU – Anggota DPRD Kota Palu, Andris, kembali menyerap aspirasi masyarakat dalam agenda reses masa persidangan tahun 2025. Memasuki hari kedua, reses digelar di Jalan Gawalise, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga. Selasa, 15 Mei 2025.
Dalam pertemuan tersebut, Andris menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan peningkatan infrastruktur jalan di Kelurahan Duyu. Salah satu yang menjadi fokus adalah perbaikan akses jalan lingkungan serta penguatan fasilitas publik.
“InsyaAllah, tahun ini perbaikan Kantor Lurah Duyu akan direalisasikan dengan anggaran sebesar Rp2 miliar lebih. Ini bentuk keseriusan kita dalam membenahi pelayanan publik,” ujar Andris di hadapan warga.
Melalui pokok pikiran (pokir) dewan, Politisi PKB juga menyalurkan sejumlah bantuan seperti 20 petak tenda, 1.000 unit kursi, bantuan untuk Kelompok Usaha Bersama (KUBE), hingga perbaikan drainase dan jalan sepanjang kurang lebih 270 meter. Ia juga menyebutkan dukungan untuk pengembangan sanggar seni di wilayah tersebut.
“Saya ingin Duyu bisa sejajar dengan kelurahan lain. Kita harus bergerak bersama agar lebih baik ke depannya,” imbuhnya.
Yang menarik, Andris juga mengungkapkan keinginannya untuk mendorong pembangunan jalan lingkar Stadion Gawalise sepanjang 600 meter. Jalan ini, menurutnya, selain berfungsi sebagai akses alternatif warga, juga menjadi bagian dari rencana jangka panjang untuk menghadirkan destinasi wisata berbasis budaya.
“Saya punya mimpi sejak kecil: ingin membangun arena pacuan kuda. Lokasinya mendukung, tradisi berkuda juga sudah lama ada di sini. Maka jalan lingkar itu akan kita dorong agar bisa menunjang keindahan kawasan sekaligus membuka peluang wisata budaya,” jelasnya.
Terkait pembangunan kantor lurah yang baru, Andris menyampaikan bahwa lokasi yang di rencanakan berada di kawasan Hunian Tetap (Huntap) Duyu, dengan luas lahan sekitar 40 x 70 meter persegi. Kantor lurah lama, lanjutnya, tidak akan di bongkar, melainkan akan di manfaatkan sebagai fasilitas umum bagi lembaga masyarakat.
“Masyarakat harus tetap mendapatkan manfaat dari setiap pembangunan. Kantor lama tetap bisa di gunakan untuk kegiatan-kegiatan sosial,” tutupnya. hn